Entertainment / Gosip
Selasa, 21 April 2026 | 15:52 WIB
Ruben Onsu buru penipu yang merugikan perusahaannya. (Instagram/Ruben_onsu)

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Ruben Onsu yang mendadak meluapkan kekecewaannya melalui media sosial.

Dia mengungkap terkait dugaan tindak penipuan yang menimpa perusahaannya.

Tidak main-main, ulah oknum tersebut dilaporkan telah membuat kondisi finansial perusahaannya terganggu secara signifikan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu, pada Selasa, 21 April 2026, mantan suami Sarwendah ini secara berani memajang foto terduga pelaku.

Langkah ekstrem ini diambil Ruben bukan tanpa alasan.

Ruben Onsu. [Instagram]

Dia merasa sudah tidak ada jalan lain untuk mencari keberadaan sosok yang telah merugikan bisnisnya tersebut.

Dalam keterangan unggahannya, Ruben menuliskan, "Maaf terpaksa mengupload foto orang ini, mungkin ada yang kenal?"

Ruben juga secara gamblang membongkar identitas pria yang tengah dicarinya itu.

Diaa menyebutkan pria tersebut menggunakan identitas ganda untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga: Sarwendah Beri Surprise Ultah Betrand Peto, Interaksinya Dinilai Canggung

"Dia mengenalkan diri dengan nama ZIEL PHILIPS tapi nama Asli nya PILIPUS SUPRIHATIN," tulisnya.

Diduga foto Ziel Philips alias Pilipus Suprihatin.

Berdasarkan keterangan Ruben, permasalahan ini bermula dari sebuah kesepakatan bisnis.

Ruben menjelaskan ini merupakan bentuk kerja sama antara perusahaannya dengan pihak yang bersangkutan.

Namun, dalam perjalanannya, terdapat instruksi transaksi yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan prosedur korporasi yang sehat.

Ruben membeberkan kronologinya soal kerja sama di antara mereka yang berujung tak menyenangkan.

"Maaf sekali lagi, kenapa saya terpaksa mengupload karena ulahnya cashflow jadi berantakan dan sangat berdampak, ini adalah KERJASAMA perusahaan saya dengan beliau dan semua transaksi atas nama perushaaannya sesuai diarahkan beliau yang ada di daerah Jaksel dan transfer ke rek pribadinya," jelas Ruben.

Praktik pengalihan dana ke rekening pribadi inilah yang diduga menjadi penyebab utama kekacauan keuangan di pihak Ruben.

Dampak dari tindakan Pilipus Suprihatin atau Ziel Philips ini dirasakan sangat mendalam oleh manajemen Ruben Onsu.

Da menegaskan unggahan tersebut terpaksa dilakukan demi menyelamatkan aset dan materi yang telah dia keluarkan.

"Sekali lagi saya terpaksa memposting karena ini berkaitan dengan materi yang sudah saya keluarkan," ungkapnya.

Dia menambahkan tindakan ini juga bertujuan untuk menyelematkan perusahaannya dan orang lain agar tak terkena tipu seperti diriya.

"Membuat semua keuangan perusahaan berantakan, dan semoga tidak ada korban lain lagi dari orang ini," tambahnya.

Peringatan Keras dan Langkah Hukum

Ruben Onsu (Instagram/@ruben_onsu)

Hingga saat ini, keberadaan Ziel Philips alias Pilipus Suprihatin dikabarkan menghilang tanpa jejak.

Ruben pun masih menunggu itikad baik dari yang bersangkutan untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

"Yang hilang kabarnya, tujuannya saya ingin bertemu orang ini, dan menunggu etikad baiknya," tulis Ruben.

Jika dalam waktu dekat tidak ada respons positif, Ruben telah menyiapkan langkah hukum dengan melibatkan kuasa hukumnya, Minola Sebayang.

Ruben mengarahkan pelaku atau siapapun yang memiliki informasi untuk segera menghubungi pihaknya.

"Jika tidak mau hub saya, bisa hub bang @minola6000 ya," tegasnya.

Menariknya, kasus ini tampaknya merupakan puncak gunung es dari masalah yang lebih besar.

Ruben Onsu memberikan sinyal bahwa masih ada oknum lain yang terlibat dalam lingkaran kerugian perusahaannya, termasuk seseorang yang diklaim aktif dalam dunia politik.

"Dan untuk oknum lainnya juga masih ada, yang katanya masih aktif di partai dan ... ( nanti satu-satu di upload ya, karena juga udah sangat keterlaluan karena ulahnya sangat berdampak sekali)," kata Ruben memberikan peringatan.

Dia menutup pernyataannya dengan permohonan maaf kepada pengikutnya di media sosial karena harus membagikan konten yang bersifat pribadi dan penuh ketegangan seperti ini.

"Terima kasih yaaa, sekali lagi maafkan," pungkasnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More