Entertainment / Gosip
Selasa, 21 April 2026 | 13:49 WIB
Uya Kuya bikin sayembara Rp1 juta untuk memburu pembuat hoaks dapur MBG [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Uya Kuya melaporkan 8–10 akun media sosial ke Polda Metro Jaya terkait hoaks monopoli 750 proyek Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Tindakan ini diambil karena trauma atas kejadian Agustus 2025, di mana rumahnya dijarah habis akibat pembiaran berita bohong.
  •  Uya menggelar sayembara berhadiah Rp1 juta per akun bagi netizen yang berhasil mengungkap identitas asli para pelaku fitnah anonim tersebut.

Suara.com - Artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, resmi melaporkan sejumlah akun media sosial penyebar hoaks yang menuding dirinya memonopoli 750 proyek Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke polisi.

Ditemui di Gedung Nusantara 1 DPR RI pada Selasa, 21 April 2026, politikus Fraksi PAN ini mengaku mengambil langkah tegas lantaran trauma akan kejadian Agustus 2025 silam, di mana kediamannya habis dijarah secara brutal imbas rentetan berita bohong.

Sebelumnya, laporan tersebut telah terdaftar di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Sabtu, 18 April 2026.

Suami Astrid Margaretha ini menyebut ada sekitar delapan hingga 10 akun dari platform X, Facebook, Threads, Instagram, dan TikTok yang dia laporkan.

Langkah hukum ini diambil karena dia enggan mengulang kesalahan masa lalu akibat mendiamkan fitnah.

"Waktu Agustus kemarin saya belajar dari pengalaman, beredarnya ribuan video hoaks... saya diamkan. Akibatnya apa? Rumah saya dijarah. Keluarga saya dikorbankan," kata Uya Kuya.

Pria 51 tahun ini merinci kondisi rumahnya yang hingga kini baru direnovasi 70 persen lantaran komplotan penjarah mengambil habis isi rumah, mulai dari besi, kusen, pipa, hingga kloset WC dan wastafel. Teror mental ini pun membuat anak sulungnya, Cinta Kuya, ikut mengeluh.

"Kemarin Cinta bilang, 'Pah ini apa lagi sih? Emang Papa punya dapur?' Ya (mereka) sedih lah pasti. Karena mereka ngalamin apa yang terjadi sama keluarga kita di bulan Agustus itu," imbuhnya.

Muak menjadi bulan-bulanan fitnah, mantan presenter program hiburan ini menggelar sayembara bagi netizen yang bisa melacak identitas asli di balik akun-akun anonim tersebut. Dia bahkan bersedia merogoh kocek pribadi sebagai imbalan.

Baca Juga: MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

"Kalau ada yang bisa memberitahu dan memberikan data yang akurat lengkap account-account yang memfitnah saya itu siapa aja, hubungin saya. Kalau terbukti saya kasih uang, satu juta masing-masing," tegasnya.

Uya menutup rapat pintu damai bagi para pelaku yang tetap ngeyel dan menantang untuk menyebarkan kebohongan, meski dia masih mempertimbangkan permintaan maaf bagi akun yang sudah menghapus unggahannya sebelum dilaporkan.

Dari sisi logika, Uya membantah mentah-mentah tuduhan kepemilikan 750 dapur MBG. Dia mengajak publik berhitung secara rasional mengenai modal fantastis yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.

Uya Kuya ditemui di gedung Nusantara 1 DPR RI pada Selasa, 21 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].

"Saya aja dengar ya katanya ada orang-orang yang buka dapur satu aja katanya susah setengah mati ngurus izinnya segala macam... 'Gosipnya Uya punya 750 dapur'. Berarti kalau let's say modalnya Rp3 miliar misalnya, dikali 750 dapur, berarti Rp2,250 triliun lebih. Uang dari mana?" paparnya heran.

Uya Kuya sangat menyayangkan rendahnya literasi digital di tengah masyarakat. Doa bahkan mengaku miris karena ada oknum berpendidikan dan memiliki jabatan yang sempat termakan isu tak masuk akal tersebut.

Lebih jauh, ayah dua anak ini menduga kuat adanya motif politik di balik penyebaran narasi hoaks yang terstruktur dan masif ini.

Load More