Entertainment / Film
Kamis, 23 April 2026 | 21:40 WIB
Fakta Kebocoran Film Terbaru Avatar Aang: The Last Airbender. (IMDb)

Antusiasme penggemar untuk menyaksikan kembali aksi Avatar Aang dalam film animasi terbaru justru ternoda oleh insiden kebocoran digital yang serius. 

Alih-alih menyambut peluncuran resmi dengan perayaan megah, film The Legend of Aang: The Last Airbender justru viral lebih awal karena bocornya file berkualitas tinggi ke publik. 

Insiden ini bukan sekadar soal spoiler, melainkan sebuah cerminan atas rapuhnya sistem keamanan distribusi film di era modern.

Berikut deretan fakta mengejutkan kebocoran film terbaru Avatar Aang: The Last Airbender!

1. Berawal di Jaringan Peretas Profesional

Fakta Kebocoran Film Terbaru Avatar Aang: The Last Airbender.

Investigasi awal menunjukkan bahwa kebocoran ini bukanlah kecelakaan teknis biasa. 

Berdasarkan laporan dari The Hollywood Reporter, file film tersebut diduga dicuri oleh peretas yang berafiliasi dengan kelompok PeggleCrew. 

File ilegal ini kemudian menyebar melalui akun anonim berinisial ImStillDissin di platform X. 

Menariknya, pelaku mengaku tindakan ini hanya didasari keisengan karena film tersebut dijadwalkan rilis di layanan streaming, bukan bioskop.

2. Penyebar Awal Tolak Sebarkan Versi Penuh

Fakta Kebocoran Film Terbaru Avatar Aang: The Last Airbender.

Begitu cuplikan pertama diunggah, internet berubah menjadi liar dan tak terkendali. 

Baca Juga: Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten

Dalam hitungan jam, video tersebut sudah merambah berbagai platform, termasuk forum bebas 4chan yang sering menjadi sarang pembajakan. 

Fakta menarik terungkap bahwa penyebar awal sempat menolak membagikan versi penuh. 

Namun, sebuah akun yang diduga berbasis di Singapura akhirnya mengunggah durasi lengkap film tersebut hanya sehari setelahnya.

3. Profil Pelaku Akhirnya Terkuak

Fakta Kebocoran Film Terbaru Avatar Aang: The Last Airbender.

Identitas di balik peretasan ini mulai terkuak berkat penelusuran komunitas peretas white hat. 

Sosok bernama Devesh, alias IDISSEVERYTHING, disebut sebagai otak yang memanfaatkan celah keamanan sistem penyedia konten. 

Rekam jejak Devesh menunjukkan bahwa ia bukan orang baru; pada tahun 2016, ia pernah terlibat peretasan akun resmi NFL. 

Load More