Antusiasme penggemar untuk menyaksikan kembali aksi Avatar Aang dalam film animasi terbaru justru ternoda oleh insiden kebocoran digital yang serius.
Alih-alih menyambut peluncuran resmi dengan perayaan megah, film The Legend of Aang: The Last Airbender justru viral lebih awal karena bocornya file berkualitas tinggi ke publik.
Insiden ini bukan sekadar soal spoiler, melainkan sebuah cerminan atas rapuhnya sistem keamanan distribusi film di era modern.
Berikut deretan fakta mengejutkan kebocoran film terbaru Avatar Aang: The Last Airbender!
1. Berawal di Jaringan Peretas Profesional
Investigasi awal menunjukkan bahwa kebocoran ini bukanlah kecelakaan teknis biasa.
Berdasarkan laporan dari The Hollywood Reporter, file film tersebut diduga dicuri oleh peretas yang berafiliasi dengan kelompok PeggleCrew.
File ilegal ini kemudian menyebar melalui akun anonim berinisial ImStillDissin di platform X.
Menariknya, pelaku mengaku tindakan ini hanya didasari keisengan karena film tersebut dijadwalkan rilis di layanan streaming, bukan bioskop.
2. Penyebar Awal Tolak Sebarkan Versi Penuh
Begitu cuplikan pertama diunggah, internet berubah menjadi liar dan tak terkendali.
Baca Juga: Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
Dalam hitungan jam, video tersebut sudah merambah berbagai platform, termasuk forum bebas 4chan yang sering menjadi sarang pembajakan.
Fakta menarik terungkap bahwa penyebar awal sempat menolak membagikan versi penuh.
Namun, sebuah akun yang diduga berbasis di Singapura akhirnya mengunggah durasi lengkap film tersebut hanya sehari setelahnya.
3. Profil Pelaku Akhirnya Terkuak
Identitas di balik peretasan ini mulai terkuak berkat penelusuran komunitas peretas white hat.
Sosok bernama Devesh, alias IDISSEVERYTHING, disebut sebagai otak yang memanfaatkan celah keamanan sistem penyedia konten.
Rekam jejak Devesh menunjukkan bahwa ia bukan orang baru; pada tahun 2016, ia pernah terlibat peretasan akun resmi NFL.
Berita Terkait
-
Trailer Avatar Aang Resmi Dirilis, Film Siap Tayang Juli 2026 di Paramount+
-
Review Avatar: The Last Airbender Season 2: Berani Beda, tapi Apakah Lebih Baik dari Animasinya?
-
Avatar: The Last Airbender Season 2, Misi Menemukan Guru Pengendali Bumi
-
Sinopsis Avatar: The Last Airbender 2, Upaya Aang Cs hingga ke Ba Sing Se
-
Avatar The Last Airbender Season 2 Tayang Juni 2026, Intip Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi