Entertainment / Gosip
Jum'at, 24 April 2026 | 13:47 WIB
Banser. [ Foto dok. PBNU]
Baca 10 detik
  • Seorang oknum Banser bertindak kasar dengan menepis tangan jemaah wanita saat mengawal Ustazah Ning Umi Laila dalam sebuah pengajian.
  • Kejadian pada 23 April 2026 tersebut memicu keterkejutan sang pendakwah serta menuai kecaman keras dari warganet di media sosial.
  • Tindakan pengawalan yang dianggap berlebihan dan tidak beradab itu dinilai merusak suasana khidmat serta menciptakan jarak dengan para jamaah.

Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memancing amarah publik.

Rekaman tersebut memperlihatkan tingkah arogan laki-laki berseragam Banser saat sedang mengawal seorang ustazah.

Insiden ini diketahui terjadi di tengah acara pengajian yang dipadati oleh para jemaah.

Mayoritas hadirin dalam acara keagamaan tersebut adalah ibu-ibu yang antusias menyambut kedatangan sang pendakwah.

Di tengah kerumunan, oknum Banser laki-laki itu tampak bertugas membuka jalan.

Namun, cara yang ia lakukan dianggap sangat kasar karena menepak tangan seorang jamaah dengan keras.

Padahal, ibu-ibu tersebut hanya mengulurkan tangan untuk mengambil foto sang ustazah dari dekat menggunakan ponselnya.

Tindakan kasar ini sontak merusak suasana khidmat yang seharusnya ada di majelis ilmu.

Kejadian yang berlangsung cepat itu ternyata tidak luput dari pandangan mata sang ustazah.

Baca Juga: Viral! Oknum TNI AD Diduga Teror Warga di Malang, Bawa Parang dan Terekam CCTV

Wanita pendakwah yang sedang berjalan di belakang pengawal tersebut mendadak menghentikan langkahnya.

Wajah sang penceramah seketika berubah karena terkejut melihat perlakuan kasar pengawalnya.

Neng Umi Laila sampai kaget melihat anggota banser bertindak kasar terhadap seorang ibu yang mencob mengambil gambarnya. [Instagram]

Ia tampak terdiam dan kebingungan menyaksikan insiden tak terduga tepat di depan matanya.

Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun Instagram @politikdotin.

Akun tersebut menyoroti perbedaan antara niat awal pengamanan dengan cara eksekusi di lapangan.

"Niatnya mengamankan, tapi caranya dianggap berlebihan," tulis akun tersebut pada Kamis, 23 April 2026.

Load More