Suara.com - Dunia pendidikan kembali diguncang lewat sebuah video yang perlihatkan guru dan murid berkelahi di dalam kelas.
Video ini dibagikan akun Instagram Tante Rempong Official pada Sabtu, 25 April 2026.
Dalam cuplikan video yang beredar luas, tampak dua sosok perempuan terlibat dalam pertikaian fisik yang cukup sengit. Salah satu perempuan mengenakan seragam batik berwarna abu-abu yang diduga merupakan seorang murid, sementara lawannya tampak mengenakan seragam guru.
Keduanya tidak hanya terlibat adu mulut dengan tensi tinggi, tetapi juga terlihat saling tarik-menarik kerudung di dalam kelas.
Hal yang membuat publik semakin geram adalah situasi di sekitar lokasi kejadian.
Di saat perkelahian berlangsung, tampak seorang guru lain yang mengenakan seragam batik PNS berada di lokasi. Namun dia hanya menyaksikan kejadian tersebut tanpa ada upaya nyata untuk melerai.
Tidak hanya itu, sosok yang merekam aksi tersebut pun tetap fokus pada kameranya tanpa berusaha memisahkan kedua pihak yang bertikai.
Keadaan diperkeruh dengan fakta bahwa video yang beredar tersebut tidak memiliki suara asli, sehingga masyarakat tidak mengetahui secara pasti apa penyebab utama yang memicu perkelahian antara guru dan murid tersebut.
Baca Juga: Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost
Ketiadaan konteks audio ini memicu beragam spekulasi dan kritik tajam dari netizen.
Banyak yang menyayangkan sikap pasif orang-orang dewasa yang ada di lokasi kejadian.
Komentar-komentar pedas pun membanjiri kolom unggahan, di antaranya: "Nggak ada adab".
"Siapapun yang salah tidak sepantasnya orang yang ada di sana membiarkan dan tidak peka harus bertindak melerai kondisi biar tidak berkepanjangan," komentar netizen lain.
Ketidakpedulian guru yang hanya menonton juga tak luput dari sasaran kemarahan publik.
Seorang netizen menuliskan, "itu gurunya yang nyender di meja diam aja ih malah nyengir nyengir bukannya dipisah, apakah ini pelajaran acting?" kata netizen lain.
Berita Terkait
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
Ubah Patah Hati Jadi Motivasi, Intip Makna Lagu Terbaru BoyNextDoor 'Viral'
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan