Entertainment / Gosip
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:15 WIB
Erin Taulany didua memukul, mencekik. dan mencakar asisten rumah tangganya, Herawati. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Asisten rumah tangga bernama Herawati diduga mengalami kekerasan fisik dan verbal oleh majikannya, Erin Taulany, sejak April 2026.
  • Insiden kekerasan terjadi di kediaman Erin Taulany setelah adanya perselisihan mengenai kinerja kerja serta perilaku kasar majikan.
  • Pihak penyalur berhasil menyelamatkan Herawati dan melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Nia Damanik bersama suaminya mendatangi rumah Erin untuk menjemput Hera secara baik-baik. Namun, mereka diadang oleh petugas keamanan (satpam) bernama Heri.

Berdasarkan bukti pesan singkat yang diterima satpam dari Erin, sang majikan memerintahkan untuk mengusir pihak penyalur.

Dalam pesan tersebut, Erin diduga menuliskan: "Langsung usir saja ya pak. Silakan suruh dia laporan polisi dulu. Bilang saya orang penting orang hebat, temen-temen polisi pejabat semua. Gertak aja ya pak."

Selain itu, Erin menyatakan tidak akan membayar gaji Hera untuk bulan tersebut.

Upaya Pendampingan Polisi yang Buntu

Nia kemudian meminta bantuan ke Polsek Pesanggrahan. Lima orang personel polisi mendampingi Nia kembali ke rumah Erin.

Namun, pihak kepolisian pun tidak berdaya dan tetap diusir oleh pemilik rumah. Menurut pengakuan Nia, oknum polisi tersebut sempat berujar bahwa sulit melawan orang kaya dan menyarankan Nia untuk langsung membuat Laporan Polisi (LP) saja.

Detik-Detik Pelarian Hera

Saat ketegangan terjadi di depan rumah, terdengar teriakan Hera dari dalam rumah yang meminta tolong.

Baca Juga: Bongkar Aib ART, Erin Taulany Temukan CCTV Hera Cuma Berpakaian Dalam di Rumahnya

Hera mengaku dicekik, dipukul, dan dicakar. Dalam kondisi terdesak, Hera berhasil lari keluar rumah sambil dikejar oleh Erin.

Nia menceritakan bahwa Erin sempat memerintahkan orang di rumahnya untuk menarik Hera agar tidak keluar pagar.

Namun, Nia berhasil menarik Hera keluar. Hera melarikan diri dalam kondisi hanya membawa baju di badan; pakaian dan ponselnya ditahan oleh pihak majikan.

Langkah Hukum

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Nia Damanik pada 28 April 2026 membawa Hera kembali ke Polsek yang kemudian diarahkan ke Polres untuk melakukan visum dan membuat laporan resmi atas dugaan penganiayaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyalur telah mengantongi bukti-bukti berupa rekaman percakapan (chat) terkait ancaman, penahanan barang milik korban, serta pernyataan penolakan pembayaran gaji.

Load More