- Sutradara Rudi Soedjarwo merekayasa syuting seperti kejadian nyata tanpa patokan skrip kaku agar emosi dan reaksi pemain muncul secara alami.
- Para aktor harus selalu sigap karena kamera bergerak liar, bahkan mereka menjalani latihan simulasi intensif selama dua bulan.
- Berlatar konflik Poso dan siap tayang 25 Juni 2026, film ini berfokus pada sisi kemanusiaan anak-anak korban konflik, bukan pada masalah politiknya.
Suara.com - Film Tanah Runtuh garapan sutradara Rudi Soedjarwo bukan cuma menawarkan kisah emosional tentang keluarga yang tercerai berai akibat konflik. Di balik layar, proses pembuatannya dilakukan dengan cara yang tak biasa.
Rudi Soedjarwo mengaku sengaja menciptakan situasi yang terasa nyata agar para pemain, terutama anak-anak, bisa bereaksi secara alami di depan kamera.
"Bahkan pelan-pelan saya mau menggeser kata 'adegan' jadi 'kejadian' sebenarnya. Karena kadang-kadang adegan ini bawaannya kan akting. Tapi bagi yang belum pengalaman, itu kan untuk membayangkannya susah," kata Rudi Soedjarwo saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Rudi, pendekatan tersebut dipilih karena Tanah Runtuh banyak bertumpu pada emosi para karakter, khususnya dua anak yang terpisah dari ibunya di tengah situasi konflik.
Karena itu, lingkungan di sekitar pemain harus terasa hidup dan realistis agar reaksi yang muncul tak terlihat dibuat-buat.
"Yang kita share ke penonton emosional, emosi kan. Film akan bisa menarik penonton untuk peduli sama karakter kalau mereka terpancing secara emosi. Kalau situasinya enggak dibuat realistis, bagaimana mereka bisa bereaksi?" terangnya.
Rudi bahkan menyebut proses syuting lebih mirip merekayasa sebuah peristiwa daripada merekam adegan film.
"Kita berkonspirasi merekayasa peristiwa ini supaya penonton percaya. Kamera hanya merekam kejadian itu. Kejadiannya yang harus benar," kata sutradara 54 tahun tersebut.
Metode itu membuat para pemain harus selalu siap selama proses pengambilan gambar berlangsung.
Baca Juga: JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
Vino G. Bastian yang memerankan Idham mengatakan kamera bergerak sangat bebas dan bisa menangkap siapa saja kapan saja. Akibatnya, seluruh pemain harus terus berada dalam karakter tanpa mengetahui kapan kamera akan mengarah kepada mereka.
"Kameranya liar banget. Bisa tiba-tiba dekat, tiba-tiba menjauh. Jadi kita memang harus melupakan kamera. Jangan selalu sadar ada kamera. Kita harus siap ketika kamera itu tiba-tiba ke kita," kata Vino.
Suami Marsha Timothy itu mencontohkan salah satu adegan besar yang melibatkan banyak pemain dalam satu lokasi. Berbeda dengan syuting konvensional yang biasanya dilakukan per sudut pengambilan gambar, seluruh aktivitas dalam ruangan harus berjalan bersamaan.
"Di sana harus tembak-tembakan, di sini harus tembak-tembakan. Jadi nggak bisa kamera ke sana terus yang lain santai. Semuanya harus jalan, semuanya harus real," bebernya.
Pendekatan tersebut membuat proses persiapan film berlangsung cukup panjang. Rudi mengungkap para pemain menjalani latihan lebih dari dua bulan, bahkan lebih lama dibanding masa syuting.
Latihan itu pun tidak dilakukan dengan cara membaca naskah di dalam ruangan. Para pemain langsung menjalani simulasi situasi yang akan mereka hadapi saat syuting.
Berita Terkait
-
Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel
-
Rudi Soedjarwo Garap Film Saat Menghadap Tuhan, Dari Keresahan Takut Salah Didik Anak
-
Film Primbon: Horor dengan Balutan Budaya Jawa
-
Tips Pakai Sunscreen untuk Kulit Berkeringat Saat Olahraga dari Sigi Wimala, Bisa Ditiru Nih!
-
Film Satria Dewa: Gatotkaca Hadir di Bioskop Mulai 9 Juni 2022
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Siapa Giorgia Andriani? Mantan Kekasih Adik Salman Khan yang Kini Jadi Sorotan Dunia Maya
-
Songbird: Ketika Cinta Terhalang Virus Covid Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Perempuan Ini 'Hadiahkan' Suaminya Seorang Santriwati Berusia 19 Tahun Jadi Istri ke-2
-
Disebut Punya 'Orang Kuat', Erin Taulany Diduga Intimidasi ART Agar Bungkam soal Kasus Penganiayaan
-
Dibocorkan Netizen, Sarwendah Dapat Omzet Rp1,43 Miliar dari Jualan di Live TikTok
-
Baru Tayang di Netflix! Lawmen: Bass Reeves Angkat Kisah Mantan Budak Jadi Legenda Penegak Hukum
-
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung Ho Putus Usai 14 Tahun Berpacaran
-
Suami Ikut Nangis di Ruang Operasi, Amanda Manopo Ungkap Detik-Detik Persalinan Anak Pertama
-
Bawa Bukti Rekam Medis, Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa Usai Bekerja: Kondisinya Cemas
-
Via Vallen Murka Usai Jadi Korban Body Shaming: Disuruh Diet Pas Lagi Menyusui Dua Anak!