- Sutradara Rudi Soedjarwo merekayasa syuting seperti kejadian nyata tanpa patokan skrip kaku agar emosi dan reaksi pemain muncul secara alami.
- Para aktor harus selalu sigap karena kamera bergerak liar, bahkan mereka menjalani latihan simulasi intensif selama dua bulan.
- Berlatar konflik Poso dan siap tayang 25 Juni 2026, film ini berfokus pada sisi kemanusiaan anak-anak korban konflik, bukan pada masalah politiknya.
"Kita aja simulasi naik motor ya naik motor beneran," timpal Sigi Wimala.
Vino menambahkan selama proses latihan, para pemain lebih banyak berdiskusi mengenai situasi yang akan terjadi ketimbang menghafal dialog.
"Hampir nggak pernah duduk di meja untuk membahas skrip. Kita lebih banyak diskusi, 'kalau kejadiannya kayak gini, ngomongnya apa?' Pas syuting juga udah enggak ada yang pegang skrip," ucap Vino.
Salah satu tantangan terbesar dalam film ini adalah kehadiran aktor Down Syndrome bernama Ridho yang memerankan karakter Ringgo.
Alih-alih memaksanya mengikuti naskah secara ketat, tim produksi justru menyesuaikan adegan dengan respons spontan yang muncul dari Ridho.
"Kita tidak pernah membebani Ridho harus adegan seperti ini atau begitu. Apa yang dia lakukan justru kita manfaatkan untuk adegan. Jadi semuanya didapat natural dan organik banget," kata Vino.
Rudi mengaku pendekatan terhadap Ridho memang berbeda dalam hal membangun suasana. Namun tujuannya tetap sama, yakni mengeluarkan kemampuan terbaik sang pemain.
"Kita harus memahami dia. Apa kelebihannya, apa kecenderungannya, lalu menciptakan situasi supaya semuanya bisa keluar secara alami," tutur Rudi.
Pendekatan realistis tersebut bahkan sempat membuat sejumlah pemain figuran dan warga sekitar mengira adegan intens yang sedang direkam benar-benar terjadi.
Baca Juga: JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
"Kadang karena kejadiannya dibuat terlalu real, ekstras di sana jadi bingung. Mereka kaget beneran, malah freeze," ujar Sigi sambil tertawa.
Tanah Runtuh merupakan film drama kemanusiaan yang diproduksi Denny Siregar Production dan disutradarai Rudi Soedjarwo. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Sigi Wimala, Ridho Khaliq, Yoan, Tike Priatnakusumah, Agnes Naomi, Sari Koeswoyo, hingga Jerry Likumahwa.
Film tersebut mengisahkan dua anak, Kai dan Ringgo, yang terpisah dari sang ibu di tengah konflik yang melanda Poso, Sulawesi Tengah. Dalam perjalanan mencari ibunya, mereka bertemu seorang polisi bernama Idham yang diperankan Vino G. Bastian.
Meski berlatar konflik Poso, para pembuat film menegaskan bahwa Tanah Runtuh tidak berfokus pada konflik politik maupun pertikaian yang terjadi saat itu. Film ini lebih menyoroti sisi kemanusiaan dan perjuangan anak-anak yang menjadi korban situasi tersebut.
Tanah Runtuh dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.
Berita Terkait
-
Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak
-
Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal