Entertainment / Gosip
Selasa, 09 Juni 2026 | 18:05 WIB
Nur Rohmah mantan asisten rumah tangga Erin Taulany ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Nur Rohmah memberikan kesaksian di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 9 Juni 2026, terkait dugaan penganiayaan oleh Erin Taulany.
  • Saksi mengungkapkan tindakan intimidasi serta perlakuan kasar Erin Taulany terhadap para mantan asisten rumah tangga selama bekerja di kediamannya.
  • Kuasa hukum menyatakan Nur Rohmah sempat ditekan agar memberikan keterangan palsu yang baik mengenai Erin Taulany sebelum memberikan kesaksian.

Suara.com - Kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan Erin Taulany terus bergulir.

Mantan asisten rumah tangganya, Nur Rohmah baru saja memberikan kesaksian di Polres Metro Jakarta Selatan.

Kesaksian Nur Rohmah seolah memperkuat laporan rekannya, Herawati alias Hera. Di mana mantan ART tersebut telah melaporkan Erin Taulany atas dugaan penganiayaan.

Nur mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari majikannya, Erin Taulany. Bahkan hal itu diterima perempuan berhijab ini setiap hari.

"Kalau misalkan yang lain salah, pasti kita juga yang kena imbas. Barang-barang yang enggak ditempatkan sesuai tempatnya (marah juga)," kata Nur Rohmah di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/6/2026). 

Nur Rohmah mantan asisten rumah tangga Erin Taulany ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 9 Juni 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]

Sebelumnya, Nur juga sempat mengaku dirinya pernah dimaki dengan kata tolol dan bego oleh mantan istri Andre Taulany itu.

Perlakuan tidak menyenangkan itu sayangnya tak terucap dari bibir Nur saat beberapa hari lalu datang ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebab dia sudah mendapat pesanan untuk bicara hal baik mengenai Erin Taulany.

"Tempo hari waktu ke sini, Teh Nur itu sudah dipesan,'nanti sampaikan yang ini, yang baik-baik.' He eh. Dan termasuk jangan pernah ada kata-kata yang jelek, termasuk 'bloon', 'bodoh', dan kata-kata yang lain," kata pengacara Nur Rohmah, Basuki.

Baca Juga: Bawa Bukti Rekam Medis, Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa Usai Bekerja: Kondisinya Cemas

Tak hanya itu, Nur Rohmah juga memberikan keterangan tambahan, kesaksian saat melihat ponsel Hera dibanting.

Erin Taulany diduga melakukan intimidasi kepada para mantan asisten rumah tangganya, agar tidak bicara soal kasus penganiayaan. [Tiara Rosana/Suara.com]

"Teh Nur melihat terjadi pembantingan handphone milik Hera. Itu dibanting dua kali," ujar sang pengacara.

Nur Rohmah juga merasakan bagaimana Erin Taulany diduga mengintimidasi dirinya dan rekannya dalam kasus Hera.

"Teh Sifi sama Teh Nur itu diintimidasi. 'Kamu jangan ikut-ikutan, ya, seperti Hera, ya. Orang-orang saya adalah petinggi-petinggi, banyak anggota DPR, banyak polisi. Saya aja cerai aja tiga kali menang, apalagi hanya melawan kalian-kalian'," imbuh Basuki menirukan ucapan Erin Taulany.

Nur awalnya sempat takut, apalagi muncul ancaman yang berimbas pada suami. Sehingga dirinya diam dan menurut apa kata Erin Taulany.

"Ancamannya kayak mau dilaporkan ke polisi, mau dicari suaminya," ucap Nur Rohmah mengungkap intimidasi yang diterimanya.

Load More