- Sunan Kalijaga membantah tuduhan tidak profesional dari Erin Taulany terkait pelimpahan kuasa hukum dalam perkara di Jakarta.
- Sunan menegaskan tindakan tersebut sah berdasarkan hak substitusi yang tertuang dalam surat kuasa tertanggal 5 Mei 2026.
- Pelibatan pengacara perempuan dilakukan sebagai strategi hukum untuk mendampingi klien dan pihak lain dalam sengketa tersebut.
Suara.com - Pengacara Sunan Kalijaga akhirnya angkat bicara setelah dirinya dituding tidak profesional oleh Rien Wartia Trigina atau yang lebih dikenal sebagai Erin Taulany.
Tudingan tersebut muncul setelah Erin mengaku tidak mengetahui adanya pelimpahan penanganan perkaranya kepada pengacara lain di kantor hukum Sunan Kalijaga.
Menanggapi tuduhan tersebut, Sunan Kalijaga menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan timnya telah sesuai dengan ketentuan hukum dan kesepakatan yang tertuang dalam surat kuasa yang ditandatangani oleh Erin.
Dalam konferensi pers yang digelar baru-baru ini, Sunan Kalijaga menjelaskan bahwa pihaknya menerima kuasa secara resmi dari Erin pada 5 Mei 2026.
Ia menilai polemik yang terjadi saat ini berawal dari ketidakpahaman mantan kliennya mengenai konsep hak substitusi dalam dunia hukum.
“Perlu diketahui pada tanggal 5 Mei 2026, kami menandatangani kuasa secara resmi. Tiap lembarnya jelas di sini. Beliau tidak paham apa itu hak substitusi. Monggo silakan dibacakan apa sih hak substitusi,” ujar Sunan Kalijaga.
Seorang pengacara perempuan yang mendampingi Sunan dalam konferensi pers tersebut kemudian menjelaskan pengertian hak substitusi.
Menurutnya, hak substitusi merupakan kewenangan yang dimiliki penerima kuasa untuk melimpahkan atau menunjuk kuasa hukum lain dalam menjalankan tugas yang telah diberikan kepadanya.
“Izin membacakan arti dari hak substitusi, hak menerima kuasa untuk melimpahkan atau menunjuk kuasa lain guna melaksanakan kuasa yang diterimanya,” jelas pengacara tersebut.
Baca Juga: Eks ART Bantah Pakai Rok Anak Erin Taulany: Kemarin Katanya Baju, Besok-Besok Dalaman Sekalian
Sebelumnya, Erin Taulany mengaku terkejut saat mengetahui bahwa penanganan kasus yang melibatkannya dialihkan kepada pengacara lain.
Ia menilai langkah tersebut dilakukan tanpa persetujuan darinya sehingga memunculkan kekecewaan terhadap tim hukum yang dipimpin Sunan Kalijaga.
Namun, Sunan membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa penunjukan pengacara lain bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan bagian dari strategi hukum yang telah dipertimbangkan secara matang oleh kantornya.
Menurut Sunan, keputusan melibatkan lebih banyak pengacara perempuan dalam kasus tersebut memiliki alasan khusus.
Ia melihat bahwa Erin merupakan seorang perempuan dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut juga didominasi oleh perempuan, termasuk asisten rumah tangga (ART) serta pihak penyalur yang menjadi bagian dari sengketa.
“Ini adalah salah satu strategi kantor saya ketika saya merasa dalam perjalanan penanganan perkara daripada mantan klien kami Bu Erin. Saya berpikir saya mendampingi Bu Erin adalah seorang wanita dan kami juga berhadapan dengan ART atau penyalurnya yang juga seorang wanita,” ungkap Sunan.
Berita Terkait
-
Disebut Punya 'Orang Kuat', Erin Taulany Diduga Intimidasi ART Agar Bungkam soal Kasus Penganiayaan
-
Bawa Bukti Rekam Medis, Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa Usai Bekerja: Kondisinya Cemas
-
Setelah Ramai Belum Bayar Gaji, Orang Suruhan Erin Taulany Baru Minta Nomor Rekening Mantan ART
-
Selain Hera, Nur Juga Dapat Perlakuan Kasar Selama Bekerja dengan Erin Taulany
-
KTP hinngga Gaji Rp2,5 Juta Ditahan Erin Taulany, eks ART Siap Lapor Polisi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Usai Minta Rincian Penggunaan Nafkah, Ruben Onsu Klaim Mulai Dipersulit Bertemu Anak
-
Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal
-
Trailer Mencekam, Film Pemikat Jiwa Angkat Kisah Teror Obsesi Buta dan Berujung Petaka Gaib
-
Viral Pasutri Tewas Ditabrak Taksi Bluebird, Akun IG Nikita Willy dan Suami Diserbu Netizen
-
Namanya Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, Raffi Ahmad: Sudah Biasa Difitnah
-
Giorgio Antonio Bukan CEO Global Loyalty Indonesia, Perusahaan Beri Klarifikasi Resmi
-
Hoaks Cerai Bikin Khawatir, Cita Citata dan Didi Mahardika Belum Berniat Tempuh Jalur Hukum
-
Panas! Eza Gionino Tonjok Roby Tremonti Jelang Adu Jotos di Atas Ring
-
Foto Editan Pakai Hijab Disebar sampai Dikira Mualaf, Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina