- Aktris Davina Karamoy diperiksa Polda Metro Jaya pada 18 Juni 2026 sebagai korban penipuan travel Hanania Group.
- Davina menyetorkan uang muka haji plus sebesar US$10.000 untuk dirinya dan sang ibu guna mengamankan porsi keberangkatan.
- Kepolisian telah menetapkan Ahmad Syah Farhan sebagai tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan dana ratusan calon jemaah.
Suara.com - Pemeriksaan aktris Davina Karamoy sebagai saksi dalam kasus penipuan travel Hanania Group di Polda Metro Jaya pada Kamis (18/6/2026) mengungkap fakta mengejutkan.
Tidak sekadar mempromosikan lewat konten harian, Davina nyatanya merupakan korban penipuan setelah menyetor uang muka pendaftaran haji plus sebesar US$10.000 atau sekitar Rp164 juta yang kini terancam raib.
Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah membeberkan bahwa kliennya bersama sang ibu telah mendaftarkan diri untuk program haji plus di agen travel milik tersangka Ahmad Syah Farhan tersebut.
Davina Karamoy bahkan telah menyetorkan uang muka dalam jumlah fantastis demi mengamankan porsi keberangkatan mereka.
"Klien saya ini dengan orangtuanya sudah mendaftar haji di Hanania dan sudah bayar uang mukanya. Dengan kondisi seperti ini, klien saya ini termasuk korban," kata Yulius di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).
Yulius merinci, setoran awal pendaftaran haji khusus tersebut dikirimkan dalam bentuk mata uang asing untuk dua orang jemaah, Davina dan ibunya. "Kami ikut haji plus. Kami baru masuk US$10.000," ujar Yulius.
"Untuk dua orang, aku dan mama," sahut Davina mengonfirmasi nominal tersebut.
Dengan status Hanania Group yang kini dibekukan kepolisian akibat kasus penipuan massal, nasib keberangkatan haji Davina pun menjadi tidak jelas.
Yulius menyebut situasi ini sangat merugikan kliennya karena uang muka yang telah disetorkan kini tertahan di rekening agen travel bermasalah itu.
Baca Juga: Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
"Sudah pasti akan sulit untuk diberangkatkan dengan uang muka yang sudah dibayar oleh klien saya. Kita berharap nanti bisa dialihkan dan agar, ya berdoalah agar uang itu tidak hilang, kita bisa dialihkan ke travel yang lain," tutur Yulius.
Meskipun mengalami kerugian finansial yang signifikan, pihak Davina belum berniat menempuh jalur hukum tersendiri atau melaporkan Hanania terkait kerugian dana haji tersebut.
Fokus utama mereka saat ini adalah menyelamatkan uang muka tersebut agar porsi haji mereka bisa dialihkan ke biro perjalanan lain yang lebih aman.
"Belum, untuk saat ini belum (melaporkan). Sebelum itu, kalau memang sudah ada jalan keluar memang bisa dialihkan ke travel lain dan itu dimungkinkan hak-hak klien kami ini masih bisa didapatkan, tentu targetnya adalah keberangkatan hajinya," kata Yulius.
Pihak kepolisian sendiri telah menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan penggelapan dana umrah dan haji jemaah.
Agen travel ini tersandung hukum setelah ratusan calon jemaahnya gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah melunasi seluruh biaya perjalanan.
Yulius menjelaskan, estimasi masa tunggu haji plus yang diikuti Davina berkisar antara lima hingga tujuh tahun sejak pembayaran uang muka.
Hal inilah yang membuat bintang film Ipar adalah Maut ini berharap penuh agar dana puluhan ribu dolar tersebut tidak hangus begitu saja.
"Kalau haji itu kan karena kita ikut haji khusus, itu kebijakannya antara lima sampai tujuh tahun. Jadi memang kita membayar dulu down payment-nya di muka dan itu sudah kita bayar," tutur Yulius.
Tag
Berita Terkait
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Bantah Terima Uang Saku, Cut Meyriska Bahkan Bayar Biaya Umrah Anak ke Hanania Travel
-
Penyidikan Kasus Hanania Travel Terus Berjalan, Anwar BAB Kembalikan Uang Saku Rp30 Juta
-
Terseret Kasus Hanania Travel, Praz Teguh: Kami Bayar Rp958 Juta!
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Paula Verhoeven: Saya Cuma Talent Program Rumpi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Menuju Panggung M Bloc: Jakarta Indiesphere 2026 Cari Permata Baru di Skena Musik Independen
-
Jennifer Coppen Punya Bisnis Apa Saja? Viral Bagi-Bagi Souvenir Pernikahan Mewah