Suara.com - Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB) merupakan salah satu dari sekian banyak lokasi konservasi yang ada di Tanah Air. Tempat tersebut terletak di Bogor, Jawa Barat yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Pintu masuk lokasi tersebut dapat di akses dari kawasan Lido.
PPKAB berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Medan yang terjal, berlumpur dan menanjak menjadi teman selama perjalanan menuju lokasi sehingga dibutuhkan kendaraan yang didesain khusus seperti mobil penggerak empat roda (4WD) untuk mencapainya.
Konservasi Bodogol juga memiliki peran yang tinggi dalam menopang keanekaragaman hayati. Berbagai macam tumbuhan seperti paku-pakuan hingga jejamuran terdapat di lokasi itu. Yang menarik adalah para satwa penghuni hutan tersebut, mulai dari kancil, babi hutan, elang Jawa hingga lutung. Jika sedang beruntung, pengunjung pun dapat melihat macan tutul dan macan kumbang.
Satwa yang sangat menarik dan mudah ditemui adalah owa Jawa (Hylobates Moloch). Hewan primata endemik itu menjadi primadona di kawasan tersebut. Yayasan Owa Jawa menyebutkan hingga kini terdapat sekitar 400-500 ekor owa Jawa yang hidup liar dan bebas di TNGGP sementara yang hidup di kawasan PPKAB ada sekitar 13 keluarga owa.
Saat musim liburan atau akhir pekan tiba, PPKAB pun menjadi rujukan masyarakat yang ingin belajar atau berwisata untuk mengenal kehidupan di alam bebas.
Foto dan Teks: [Antara/Sigid Kurniawan]
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Bacakan Pledoi, Kerry Bantah Perintah dan Intervensi Kasus Korupsi Minyak Mentah
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Tindak Lanjut OTT Hakim PN Depok, Ketua Komisi Yudisial Sambangi KPK
-
Telibat Narkoba, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Dipecat Polri
-
InDrive Resmikan Driver Lounge Pertama di Manado
-
Masjid Istiqlal Dipenuhi Jemaah pada Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 Hijriah
-
Menyusuri Situs Ashabul Khafi, Wisata Sejarah dan Religi di Yordania
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana