Suara.com - Puluhan orang yang tergabung dalam persaudaran korban Napza Indonesia melakukan aksi di depan kedubes Filipina, Jakarta, Selasa (11/10). Mereka menolak setiap pembunuhan yang dilakukan oleh Presiden Filipina Duterte terhadap pemakai narkoba, karena telah menyalahi aturan Hak Asasi Manusia. [suara.com/Oke Atmaja]
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
News | 14:28 WIB