Tanah Abang Makin Semrawut

Selasa, 01 Mei 2018 | 16:41 WIB
Kondisi itu membuat para pejalan kaki harus berdesak-desakan.
Kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar dan jalan di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, Selasa (1/5).
Kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar dan jalan di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, Selasa (1/5).
Kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar dan jalan di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, Selasa (1/5).
Kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar dan jalan di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, Selasa (1/5).

Suara.com - Kesemrawutan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar dan jalan di arah pintu masuk Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta, Selasa (1/5). Pemprov DKI Jakarta sebelumnya berkomitmen untuk melarang PKL berjualan di trotoar yang berada di ruas jalan Stasiun Tanah Abang. Pemprov DKI sengaja menutup salah satu ruas Jalan Jatibaru, agar PKL bisa leluasa mencari keuntungan. Kondisi itu membuat para pejalan kaki harus berdesak-desakan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com