Oke Atmaja
Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:29 WIB
Pegiat cagar budaya dari Klaten Heritage Community (KHC) mengukur dugaan batu yoni candi di sebuah ladang pertanian pohon sengon di Mranggen, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]
Seorang anak bermain di dekat dugaan batu arca nandi atau lembu tanpa kepala di sebuah ladang pepaya, Mranggen, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]

Suara.com - Pegiat cagar budaya dari Klaten Heritage Community (KHC) mengukur dugaan batu yoni candi di sebuah ladang pertanian pohon sengon di Mranggen, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). Sejumlah batu candi seperti bagian batur atau kaki candi, yoni, arca nandi atau lembu tanpa kepala dan dua candi perwara yang berada di ladang tersebut diperkirakan peninggalan pada zaman Mataram kuno pada abad 9 - 10. [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho]