Suara.com - Pepohonan dan tanaman yang ditanam di pertanian vertikal di Intelligent Growth Solutions di Invergowrie, Dundee, Skotlandia, Selasa (18/10/2022). Pertanian vertikal di Intelligent Growth Solutions merupakan sebuah pertanian berisi pohon muda yang ditanam menggunakan teknologi LED.
Dikutip dari AFP, peneliti Skotlandia Kenny Hay mengatakan bahwa "hasil awal dari pertanian vertikal dengan teknologi LED ini sangat mencengangkan". Dalam pertanian vertikal tersebut, benih dapat tumbuh enam kali lebih cepat daripada metode penanaman tradisional di luar ruangan.
Hal ini karena para peneliti dapat menyesuaikan tingkat cahaya, kelembaban, air, suhu dan tanah sehingga setiap tanaman memiliki "resep" spesifiknya sendiri yang memacu pertumbuhan benih tanaman menjadi lebih cepat.
Selain itu, faktor lainnya karena pertanian vertikal beroperasi dengan kelembaban yang jauh lebih tinggi sehingga menyebabkan tanaman hanya kehilangan air yang jauh lebih sedikit melalui transpirasi dibandingkan dengan pohon yang ditanam di polytunnels dan rumah kaca. [Andy Buchanan/AFP] [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama
-
Film Mudborn: Boneka Tanah Liat yang Mengutuk dan Mengerikan!
-
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research untuk Perkuat Jurnalisme Berbasis Data
-
Diskusi AMSI: Media Dituntut Adaptif Hadapi Era Quantum dan Big Data
-
Dugaan Korupsi Haji, Gus Yaqut kembali diperiksa KPK
-
IHSG Anjlok Dua Hari, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri
-
Atap RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Disulap Jadi Lahan Budidaya Melon
-
Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang
-
GEN Prime Link Meluncur, Tawarkan Bonus Proteksi hingga 200 Persen