- Enam Ruang Kelas Darurat (RKD) diresmikan Mendikdasmen di SMAN 2 Meureudu, Pidie Jaya, pascabanjir besar.
- Pembangunan RKD bertujuan sementara agar siswa dapat belajar nyaman sambil menunggu gedung permanen direkonstruksi.
- Pemerintah juga menyerahkan buku dan bantuan dana operasional sekolah kepada warga sekolah terdampak bencana tersebut.
Suara.com - Tiga bulan setelah banjir besar melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, harapan mulai tumbuh di lingkungan SMA Negeri 2 Meureudu. Jika sebelumnya para siswa harus belajar di tenda darurat beralaskan terpal, kini mereka kembali duduk di bangku kelas.
Setelah bangunan sekolah rusak parah dan tertimbun material lumpur, enam Ruang Kelas Darurat (RKD) telah dibangun untuk mendukung pemulihan kegiatan belajar mengajar pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan enam RKD serta menyerahkan bantuan buku dan peralatan sekolah.
"Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun daerahnya sedang bangkit dari bencana,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, RKD dibangun sebagai solusi sementara agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih layak sambil menunggu proses rekonstruksi gedung sekolah permanen.
“Kami terus mengupayakan percepatan pembangunan kembali gedung sekolah yang rusak akibat banjir. Ketika gedung baru sudah selesai, RKD ini tetap dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung pembelajaran,” kata Abdul Mu’ti.
Kepala SMA Negeri 2 Meureudu, Muhammadiah, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian pemerintah. Ia menjelaskan bahwa sekolahnya merupakan salah satu yang paling parah terdampak banjir pada akhir November 2025.
“Di tengah suasana Bulan Suci Ramadan, peresmian enam RKD ini menjadi kabar yang sangat membahagiakan bagi kami. Kunjungan Pak Menteri memberi semangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk bangkit dan kembali fokus pada pendidikan,” ujarnya.
Muhammadiah menambahkan bahwa SMA Negeri 2 Meureudu juga akan mendapatkan pembangunan gedung sekolah baru melalui kerja sama Kemendikdasmen dengan TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya
Kebahagiaan serupa dirasakan para siswa. Israqiah, salah satu siswi, mengingat kembali masa-masa ketika ia dan teman-temannya harus belajar di tenda darurat setelah banjir merusak sekolah mereka.
“Sebelumnya kami belajar di tenda dengan alas terpal. Sekarang ruang kelasnya sudah ada meja, bangku, dan papan tulis. Rasanya senang sekali bisa belajar lebih nyaman,” kata Israqiah.
Ziadatul Una merasakan hal serupa. Ia mengatakan bahwa kembali belajar di ruang kelas adalah harapan yang telah lama dinantikan oleh para siswa.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga pendidikan di daerah kami segera pulih dan kami bisa terus belajar dengan aman dan bahagia,” kata Ziadatul Una.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan buku pembelajaran serta Bantuan Pendidikan Tahun 2026 senilai Rp25 juta untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana, Kemendikdasmen telah membangun 21 Ruang Kelas Darurat di lima sekolah di Kabupaten Pidie Jaya.
Berita Terkait
-
Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya
-
Perut Kenyang tapi Tas Kosong: Ketika Nasi Gratis Tak Bisa Gantikan Buku Tulis
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Tips Otomotif: Penyebab Mobil Mogok Saat Banjir dan Solusinya
-
Jelang Idulfitri, Pemerintah Kebut Pembangunan Huntara dan Huntap di Aceh Tamiang
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Indonesia Masuk 2 Besar Negara Kasus Campak Tertinggi di Dunia, Ternyata Ini Penyebabnya!
-
Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi
-
Mahfud MD Paparkan Solusi Atasi Kekosongan Kepala Daerah, Pemilu Sela hingga Perpanjangan Jabatan?
-
Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR, Dua Orang Luka
-
Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan
-
Baru Bebas, Amnesty International Kecam Penangkapan Ulang Komar Terkait Tuduhan Penghasutan
-
Kapal Tangker Bermuatan Avtur Alami Kendala di Perairan Pantai Glagah, Distribusi Dipastikan Aman
-
Tampang Insinyur India Diduga Agen Mossad, Bocorkan Lokasi Strategis Negara Sekutu AS
-
Aturan Ganjil Genap Ditiadakan Selama Libur Lebaran dan Nyepi, Ini Tanggalnya
-
BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap