Foto / News
Jum'at, 17 April 2026 | 16:01 WIB
Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]
Petugas Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengubur ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]
Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggunakan jaring untuk menangkap ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]

Suara.com - Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Pemprov DKI Jakarta membersihkan sejumlah sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi.

Langkah ini dilakukan karena ikan sapu-sapu tergolong spesies invasif yang mendominasi hingga 80–90 persen populasi biota di sejumlah perairan, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem dan merusak struktur bantaran sungai.

Pemprov DKI menyebut operasi serentak ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemulihan kualitas air, dengan hasil tangkapan akan dimusnahkan secara higienis agar tidak kembali ke perairan serta dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.[ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]

Load More