- Pasangan suami istri pemilik Marwah Catering ditangkap di Bandung Barat atas kasus penipuan berkedok layanan jasa pernikahan.
- Tersangka menggunakan skema gali lubang tutup lubang untuk mendanai operasional acara klien sebelumnya menggunakan dana klien baru.
- Kepolisian mencatat 58 korban mengalami kerugian mencapai Rp2,6 miliar dan tersangka kini ditahan di Polres Metro Jakarta Timur.
Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap motif di balik kasus dugaan penipuan yang dilakukan pasangan suami istri pemilik Wedding Organizer (WO) Marwah Catering, RM dan ER.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka menjalankan aksinya dengan skema "gali lubang tutup lubang" untuk menutupi biaya operasional antar-klien.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, menjelaskan bahwa uang yang disetorkan oleh para calon pengantin tidak digunakan sebagaimana mestinya, melainkan diputar untuk mendanai acara pernikahan klien terdahulu.
"Motif dari hasil pemeriksaan kami diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya," ujar Bayu kepada wartawan, Minggu (1/6/2026).
Bayu menambahkan, aliran dana dari klien baru digunakan secara berantai untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya secara tidak langsung.
"Jadi, uang itu secara tidak langsung ya gali lubang tutup lubang," sambungnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat terdapat 58 pasangan calon pengantin yang menjadi korban dengan total kerugian sementara mencapai Rp2,6 miliar.
Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan proses pendataan laporan yang masuk ke kepolisian.
"Tidak menutup kemungkinan nanti ada penambahan," jelas Bayu.
Dalam perkara ini RM dan ER dijerat dengan Pasal 492 tentang perbuatan curang dan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan. Keduanya kekiinian telah ditahan di Polres Metro Jakarta Timur setelah ditangkap d wilayah Bandung Barat, Jawa Barat.
Baca Juga: Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam