BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB
Sejumlah warga memanfaatkan air bersih dari sumur pompa di Desa Medalkrisna, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU]
Dua ekor kambing memakan rumput di Situ Rawa Bedeng yang mengalami kekeringan di Desa Medalkrisna, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU]
Foto udara pekerja mengoperasikan alat berat untuk mengeruk endapan saat Situ Rawa Bedeng mengalami kekeringan di Desa Medalkrisna, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU]

Suara.com - Sejumlah warga memanfaatkan air bersih dari sumur pompa di Desa Medalkrisna, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan 75 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau dengan status awas dan masuk dalam peringatan kekeringan pada Dasarian III Oktober.

BMKG menyebut kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Pada Dasarian III Oktober 2026, sejumlah daerah masih masuk peringatan dini kekeringan meteorologis dengan kategori waspada hingga awas.

Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga awal November, dengan curah hujan di banyak wilayah berada pada kategori rendah hingga menengah. Meski demikian, hujan tetap berpeluang terjadi secara lokal akibat dinamika atmosfer. [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com