Fresh.suara.com - Awal pekan ini, beberapa anggota komunitas online untuk ibu mengungkapkan kemarahan mereka pada berita bahwa platform streaming Wavve akan menampilkan reality show kencan gay pertama di Korea Selatan. Acara kontroversial tersebut akan diberi nama 'Man's Romance'.
"Tolong hubungi Wavve dan protes program ini. Saatnya bersuara bersama!" pinta seorang ibu kepada anggota komunitas lainnya.
"Jika kita tidak bertindak sekarang, sebelum kita menyadarinya, anak-anak kita akan mengembangkan rasa ingin tahu dan jatuh ke dalam biseksualitas. Sebenarnya, biseksualitas bukanlah sifat yang dikembangkan sejak lahir. Ini berkembang setelah lahir sebagai akibat dari pengalaman seperti pelecehan seksual atau rasa ingin tahu, dan kecanduan kenikmatan seksual. Biseksualitas tidak hanya penyakit mental, tetapi juga menyebabkan berbagai penyakit fisik dan tidak boleh diperlakukan sebagai konsep yang harus dihormati atau dilindungi. itu adalah keadaan yang dapat diperbaiki melalui pendidikan. Di atas segalanya, pencegahan adalah solusi yang paling efektif!" tutur sang ibu panjang lebar.
Anggota komunitas lainnya pun bereaksi.
"Saya yakin program ini dibuat oleh seorang gay", tulis seorang anggota.
"Biseksualitas harus dilarang! Program TV seharusnya tidak membenarkan tindakan seperti itu!", sambar lainnya.
"Ini adalah masalah nyata. Anak saya yang berusia 6 tahun baru-baru ini bertanya kepada saya apakah dua pria dapat menikah... ketika saya seusia itu, menanyakan pertanyaan semacam itu tidak terbayangkan,” sambung lainnya.
Namun, ketika dihubungi oleh beberapa orang yang memprotes, Wavve mengeluarkan pernyataan berikut sebagai tanggapan.
"Meskipun kami berempati dengan kekhawatiran Anda, program asli Wavve bertujuan untuk menampilkan program dengan topik unik yang membedakannya dari platform lain, dan program ini hanyalah salah satu dari banyak jenis program yang diharapkan dapat ditawarkan oleh platform kami kepada pemirsa. Ini program adalah program realitas yang mencerminkan kehidupan orang-orang ini. Mungkin ada perbedaan pandangan dan pendapat tentang individu 'biseksual'; namun, melalui format program realitas, seri ini memberikan pandangan tentang kehidupan orang-orang tertentu saat menangani perlu menghormati dan memahami perbedaan, jadi kami meminta pengertian Anda."
Baca Juga: Ada Kabar Tak Baik soal Kesehatan Beomgyu TXT, Sempat Tak Kuat Jalani Wawancara
Sementara itu, klaim yang dilontarkan oleh komunitas ibu di atas kini menjadi perbincangan hangat di komunitas online lainnya. Bahkan, beberapa netizen terkejut dengan klaim tersebut dan bereaksi dengan beragam komentar bertentangan.
"Um, aku merasa kasihan pada anak-anakmu yang harus menanggung orang tua sepertimu," kata seorang netizen.
"Oke tapi ini Wavve, layanan streaming online yang harus kamu bayar, jadi jangan bayar dan jangan tonton??" ujar lainnya.
"Jika anak Anda akan menjadi biseksual hanya dengan menonton satu pertunjukan biseksual, kemudian buat mereka menonton pertunjukan dengan romansa heteroseksual segera setelahnya, dan masalah Anda akan terpecahkan, idiot," ujar lainnya kasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026