/
Senin, 08 Agustus 2022 | 14:32 WIB
Pesulap Merah-min (Instagram)

Pesulap Merah menanggapi laporan Gus Samsudin terhadap dirinya di Polda Jawa Timur atas diduag pasal pencemaran nama baik. Soal ini, Marcel siap hadapi proses hukum.  

"Kalau untuk laporan saya pribadi sih mengikuti saja bagaimana proses hukumnya. Kalau memang diteruskan," ujar Marcel baru-baru ini. 

Menurutnya, laporan Gus Samsudin diyakini tak akan berlanjut. "Yang sudah-sudah sih tidak diteruskan (laporannya), karena memang deliknya tidak kena. Siapa pun kan bisa laporan, ya laporan aja," ujar dia.

"Kalau saya pribadi silakan kalau memang yang saya katakan salah, buktikan," katanya lagi.

Sebelumnya pada 3 Agustus 2022, Gus Samsudin bersama kuasa hukumnya melaporkan Marcel Radhival ke SPKT Polda Jatim karena merasa dicemarkan nama baiknya.

Marcel Radhival atau pesulap merah dianggap menggiring opini masyarakat terkait apa yang dilakukan Gus Samsudin di padepokan Nur Dzat Sejati. Imbas viralnya video Marcel, pengobatan alternatif Gus Samsudin dianggap sebagai sebuah penipuan.
 
Paling baru, Gus Samsudin dan kuasa hukumnya nekat membongkar identias asli Pesulap Merah alias Marcel Radhival. Padahal, mereka sudah diwanti-wanti tak menyebarkan identitas asli marcel saat terlibat ricuh di Padepokan Nur Dzat di daerah Blitar, Jawa Timur.    
 
Nama asli Marcel radhival dibongkar Gus Samsudin dalam jumpa pers di depan wartawan. Gus Samsudin menyebutkan nama asli Marcel Radhival adalah Haris Setiyanto beralamatkan di Tangerang. 

"Untuk si Haris Setiyanto itu, nanti akan ada laporannya," kata Gus Samsudin seperti terlihat dalam tayangan video yang beredar dimedia sosial Facebook.

Soal nama asli Pesulap Merah kembali ditekankan oleh kuasa hukum Gus Samsudin lewat KTP. 

Dibeberkan pula oleh tim kuasa hukum Gus Samsudin bahwa Pesulap Merah berdomisili di Tangerang dalam KTP.

Baca Juga: Reaksi Santai Pesulap Merah Dilaporkan Gus Samsudin: Yang Sudah-Sudah Sih Nggak Diterusin

Aksi Gus Samsudin dan tim kuasa hukumnya membongkar identitas Pesulap Merah mendapat kritik warganet. Mereka menganggap Gus Samsudin ingkar janji ke sang kreator konten.

"Wah melanggar itu, kan sebelumnya sudah ada perjanjian," ucap akun Prass Roster Tuba.

Sebelumnya, Pesulap Merah sempat dimintai KTP saat datang ke padepokan milik Gus Samsudin di kawasan Rejowinangun, Blitar, Jawa Timur.

Pesulap Merah yang menyerahkan identitasnya ke kepala desa setempat yang kemudian diserahkan kepada kuasa hukum Gus Samsudin. Saat itu, Pesulap Merah meminta agar data yang ada dalam KTP tidak bocor ke publik.

"Privasi ya ini, jangan dishare," tutur Pesulap Merah saat itu.

Load More