- Dua tentara Israel dijatuhi hukuman 30 hari penjara setelah menghancurkan patung Yesus di Debel, Lebanon selatan.
- Militer Israel mencopot pelaku dari tugas tempur dan menyatakan penyesalan resmi atas tindakan pelanggaran serius tersebut.
- Pihak militer bekerja sama dengan komunitas lokal di Debel untuk mengganti patung yang rusak dengan salib baru.
Suara.com - Dua tentara Israel hanya dijatuhi hukuman 30 hari penjara militer setelah terbukti menghancurkan patung Yesus di Debel, Lebanon selatan.
Aksi tentara Israel itu memicu kecaman internasional setelah foto aksi tersebut viral di media sosial.
Militer Israel (IDF) menyatakan kedua prajurit itu telah dicopot dari tugas tempur dan dikenai sanksi disipliner.
Dalam pernyataan resminya, IDF mengaku pihaknya sangat menyesal atas terjadinya insiden tersebut.
Dilansir dari NY Post, IDF juga mengklaim bahwa operasi militer mereka tidak menargetkan warga sipil ataupun institusi keagamaan.
Sebagai langkah perbaikan, IDF bekerja sama dengan komunitas lokal di Debel untuk mengganti patung yang rusak dengan salib baru.
Militer Israel juga menegaskan akan memastikan insiden serupa tidak terulang di masa depan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Gideon Saar turut mengutuk tindakan tersebut dan berjanji memberikan sanksi tegas.
Saat foto aksi para tentara itu viral, militer Israel awalnya menyatakan akan memverifikasi rekaman tersebut.
Baca Juga: Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon
Namun setelah pemeriksaan, mereka mengonfirmasi video itu asli dan menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius.
“Perilaku prajurit tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diharapkan dari tentara kami,” kata juru bicara militer Israel dilansir dari Ynet.
“Tidak ada maksud untuk merusak bangunan atau simbol agama,” lanjut pernyataan resmi tersebut.
Sementara itu, koordinator forum Kristen di Tanah Suci, Wadie Abu Nassar, mengecam keras insiden tersebut.
Wadie menegaskan pentingnya penyelidikan menyeluruh dan mendorong agar pelaku diproses secara hukum jika terbukti bersalah.
“Tidak bisa diam terhadap pelanggaran seperti ini,” ujarnya. Ia juga meminta pengumpulan bukti dan pelaporan resmi guna memastikan akuntabilitas dalam kasus tersebut.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Dabel, Maroun Nassif, menyebut tindakan itu sebagai perbuatan memalukan yang melukai perasaan dan keyakinan religius masyarakat.
Berita Terkait
-
Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon
-
Puan Soroti Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi Perdamaian
-
Lebanon Pilih Negosiasi dengan Israel, Presiden Joseph Aoun Ungkap 3 Tujuan Utama
-
Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!
-
Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin
-
6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah
-
Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi
-
Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi
-
Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%
-
Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM