Fresh.suara.com - Belakangan ini, publik dihebohkan dengan kasus penganiayaan terhadap anak dari pengurus GP Ansor, Jhonatan Latumahina.
Anak Jhonatan, David, mengalami perlakuan kasar dari seorang pria bernama Mario Dandy hingga mengalami koma. Kasus ini menjadi sorotan publik karena kebrutalan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban yang masih sangat muda.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa kasus penganiayaan tersebut melibatkan tiga pelaku, yaitu Mario Dandy, Shane Lukas, dan Agnes Gracia Haryanto.
Dalam kasus ini, Shane Lukas berperan sebagai perekam proses penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David.
Diketahui, Mario Dandy memerintahkan Shane Lukas untuk merekam proses penganiayaan tersebut.
Selain itu, ia juga memerintahkan korban untuk melakukan push-up sebanyak 50 kali, dan ketika korban tidak dapat melakukannya, Mario meminta Shane untuk mencontohkan sikap taubat yang dimaksudkan pelaku.
"Korban disuruh sikap taubat oleh tersangka MDS, korban menyampaikan tidak bisa. Akhirnya tersangka MDS meminta tersangka S untuk mencontohkan sikap taubat. Namun, korban tetap tidak bisa," ungkap Kombes Ade Ary pada Jum'at, 24 Februari 2023.
Penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David terbilang cukup sadis. Pelaku menendang dan menginjak kepala korban berkali-kali, serta memukul kepala dan menendang perut saat korban berada pada posisi push-up.
"Kami putar video (CCTV) tersebut dan kami tanyakan kepada para saksi. Para saksi menyatakan sesuai dengan apa yang video itu tayangkan, telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali. Kemudian, menginjak kepala beberapa kali," Pungkas Ade.
Baca Juga: Nora Alexandra Sebut Deretan Zodiak yang Perlu Alat Bantu biar Lama di Ranjang, Diprotes Netizen
"Juga menendang perut dan memukul kepala ketika korban berada pada posisi push-up," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
4 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Paling Irit dan Bandel untuk Harian
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?
-
Apa Itu Sampah Antariksa? Ini Fakta Terbaru di Balik Fenomena Bola Api yang Viral di Lampung
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala