Nikita Mirzani dan Laura Meizani kembali saling melemparkan tudingan dan melampiaskan emosinya ke media sosial pada hari Minggu (4/6/2023). Sebagai seorang ibu, Nikita Mirzani mengaku bahwa ia sedang berusaha melindungi anaknya, tetapi caranya justru membuat Laura merasa tidak nyaman.
Sambil menangis, Laura Meizani mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Nikita Mirzani melalui Instagram Stories yang kini sudah dihapus, Minggu (4/6/2023).
Laura juga kembali mempertanyakan alasan mengapa Nikita Mirzani dan orang-orang terdekatnya sering mengunci dan memperlakukannya secara kasar.
"Di malam itu mimi kunciin aku di kamar. Aku sakit hati mimi kunciin aku di kamar," ujar Laura Meizani sambil terisak dalam unggahan Stories berlatar hitam.
Tidak tinggal diam, Nikita Mirzani mengunggah sebuah foto beserta alasan mengapa ia mengurung Laura Meizani.
"10 agustus 2020. Mau tahu kenapa alesannya saya kunciin kamu nak? Saat itu kamu baru dikeluarkan dari sekolah alwildan. Mudah-mudahan kamu masih ingat yah nak. Rambut dipotong kaya gitu ga bilang-bilang. Tapi apa mimi marah ga sama sekali kan," balas Nikita Mirzani.
Dalam unggahannya, Nikita Mirzani memperlihatkan foto leher Laura Meizani yang terluka dan merah.
"Ada bekas cupangan. Minum bir," demikian tulisan di atas foto tersebut.
Tidak berhenti di situ, Nikita Mirzani juga mengungkapkan bahwa Laura Meizani pernah melompat dari lantai tiga di sebuah rumah.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ungkap Ayah Kandung Lolly Sebenarnya, Namanya Aizawa Nasseru: Belum Meninggal
"Laura, apakah kamu masih ingat insiden ini saat ibu sedang di Swiss pada saat itu? Kamu membuat janji dengan seorang pria yang sama sekali tidak aku kenal, dengan alasan bosan di rumah. Kamu menggunakan sehelai kain tipis yang diikat pada pagar besi di depan kamarmu di lantai 3, pada pukul 11 malam, kamu menghubungi pria tersebut. Ternyata tali yang kamu pakai itu lepas karena tidak mampu menahan beban, dan akhirnya kamu terjatuh," ujar Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani juga mencoba mengingatkan Laura Meizani bahwa ia pernah dirukyah (terapi spiritual) sebanyak dua kali.
"Nak, apakah kamu ingat bahwa kamu pernah dirukyah? Kamu dirukyah dua kali, bersama dengan Mbak Tari. Yang kedua, kamu dibawa ke rumah oleh Ka Amel. Coba ingat-ingat dulu. Jika kamu tidak ingat, ibu memiliki rekaman videonya," tulis Nikita Mirzani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI