SUARA GARUT - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PAN, H. Enjang Tedi, S. Sos, berharap Perda Pesantren yakni Perda Nomer 1 tahun 2021 dengan Juklak tertuang pada Pergub Nomor 183 tahun 2021, bisa lebih memandirikan lembaga pesantren.
"Jadi substansi dari Perda ini yang pertama, adalah pembinaan pesantren kemudian yang kedua, pemberdayaan pesantren, yang ketiga rekognisi, yang keempat afirmasi dan yang ke-5 fasilitas," kata Enjang Tedi Selasa (4/4/2023).
Ia menambahkan, pembinaan pondok pesantren amat penting dalam rangka peningkatan pengetahuan dan wawasan sumber daya manusia pesantren.
Lanjutnya, Perda Pesantren ini ditujukan untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan pesantren.
Di antaranya, peningkatan keahlian manajerial pesantren sebagai pemberdayaan peningkatan kemandirian ekonomi pesantren dan perekonomian masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.
Disebutkan Enjang Tedi, peningkatan peran pesantren dalam pembangunan daerah ini, salah satu contoh yang sudah berjalan adalah program Gubernur Jawa Barat One Pesantren One Produk (OPOP).
"Jadi setiap pesantren punya satu produk unggulan, nantinya ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar," katanya.
Enjang Tedi mencontohkan Pesantren Al Iftifah di Ciwidey yang sudah menjadi pesantren trainer. Program sosial trainer pesantren itu juga melibatkan masyarakat sekitarnya bukan hanya santri.
Menurut Enjang Tedi, dengan Perda Nomer 1 Tahun 2021, pondok pesantren yang dulu hanya bernaung di bawah Kemenag, juga akan menjadi bagian dari garapan Pemda melalui SKPD-nya. (*)
Baca Juga: Miskin Empati! Kali Ini Viral Pria Cosplay Pocong Joget di Atas Monumen Tragedi Kanjuruhan
Editor: Mustika Ati
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Dorong Pelaku Ekraf di Padang Pariaman Ikut Serta Dongkrak Ekonomi dengan Membuka Lapangan Kerja
-
8 Santriwati Luka-Luka usai Asrama Putri Ponpes Madrasatul Quran di Kubu Raya Roboh Diterpa Angin
-
Pesantren Waria Al-Fatah: Mencari Tempat Baru Agar Transpuan Bisa Belajar Agama dengan Tenang
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ