Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mendorong para pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Padang Pariaman agar dapat terus berkembang dan berkarya dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia di Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan lokasi pertama dari kegiatan Workshop KaTa Kreatif yang merupakan salah satu kegiatan aktivasi dari Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia tahun 2023.
Kegiatan Workshop KaTa Kreatif Kabupaten Padang Pariaman dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Padang Pariaman.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Workshop KaTa Kreatif adalah pelaku Ekonomi Kreatif yang berada di Kabupaten Padang Pariaman dengan jumlah peserta sebanyak 200 (dua ratus) pelaku usaha dari berbagai subsektor ekonomi kreatif.
"Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Padang Pariaman," kata Sandiaga ditulis Rabu (5/4/2023).
Kemenparekraf/Baparekraf juga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih komprehensif di Kabupaten Padang Pariaman dengan melalui kegiatan jejaring kabupaten/kota kreatif sehingga dapat mengembangkan simpul kabupaten/kota kreatif berdasarkan subsektor ekonomi kreatifnya untuk memperkuat kolaborasi nasional agar dapat mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
Kegiatan workshop ini dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Baparekraf, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno serta turut hadir mendampingi Bupati Padang Pariaman Bapak Suhatri Bur, S.E., M.M. Kegiatan workshop juga diisi oleh pemateri yang sangat berkompeten dibidangnya, yaitu Dwita Alfiani Prawesti hadir untuk berbagi pengalaman dan memberi materi pembelajaran terkait pengembangan pemasaran produk kreatif melalui peningkatan inovasi pengemasan produk.
"Dengan terlaksananya Workshop KaTa Kreatif di Kabupaten Padang Pariaman ini diharapkan para pelaku usaha ekonomi kreatif dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki sehingga dapat bersaing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi sekitarnya, dan juga meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan terutama bagi Kementerian/Lembaga pusat dan daerah yang dapat direalisasikan dengan rencana aksi dengan tegas & gerak cepat untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil dan merata." pungkasnya.
Baca Juga: Ada Nama Sandiaga Uno dan Boy Rafli Mau Gabung PPP? Jubir: Akan Kami Siapkan Tempatnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI