SUARA GARUT - Beredar tayangan yang menyebutkan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan diamankan polisi.
Informasi Arteria Dahlan diamankan polisi tersebut diedarkan sebuah kanal YouTube yang tayang Rabu (5/4/2023).
Disebutkan, Arteria Dahlan diamankan polisi karena terbukti menjadi makelar kasus transaksi janggal Rp349 triliun dan menghalangi penyelidikan.
Tayangan YouTube tentang penangkapan Aretria Dahlan tersebut kini viral.
Hingga Kamis (5/4/2023) hari ini, tayangan berdurasi 3,56 menit itu telah ditonton sebanyak 170.000 kali dan mendapat 471 komentar.
Tayangan dibuka oleh suara narator yang mengabarkan Arteria Dahlan diamankan polisi.
Ditampilkan juga rekaman video Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sedang memberikan keterangan.
Dalam rekaman Kapolri menyebutkan, saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Divpropam Polri.
"Jika kita temukan perbuatan-perbuatan lain yang memenuhi unsur pidana, kami berkomitmen untuk melaksanakan proses penegakan hukum," kata Kapolri dalam cuplikan itu.
Baca Juga: Ibunda Julia Perez Alami Kecelakaan Hingga Gegar Otak, Anggia Perez Ungkap Butuh Sosok Jupe
Cek fakta, benarkah Arteria Dahlan kini diamankan polisi?
Disimak dari awal hingga akhir, tayangan YouTube itu tak menampilkan keterangan dari Kapolri atau pihak berwenang tentang diamankannya Arteria Dahlan.
Sementara dari hasil penelusuran GarutSuara.com, potongan video Kapolri yang ditampilkan pun merupakan video lawas. Video itu merupakan rekaman penjelasan Kapolri tentang penahanan Ferdy Sambo pada awal-awal kasus pembunuhan Brigadir J.
Di sisi lain, hingga saat ini tak ada media terkemuka nasional yang menurunkan berita penangkapan Arteria Dahlan.
Kesimpulannya, informasi yang ditayangkan akun YouTube tersebut adalah hoaks alias keliru.
Arteria Dahlan memang tengah menjadi sorotan karena berpolemik dengan Menkopolhukam Mahfud MD terkait transaksi janggal Rp349 triliun.
Namun tidak benar ia ditahan oleh pihak kepolisian. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara