SUARA GARUT - Kabupaten Garut dinyatakan bangkrut oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan karena tidak memiliki anggaran pembangunan di Tahun 2024 gegara pengangkatan PPPK.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Garut Dadang Sudrajat menyayangkan pernyataan Bupati Garut H.Rudi Gunawan, yang disampaikan di publik sebelum dibahas di forum Dewan.
Menurut Dadang, pernyataan tersebut sebenarnya dapat diasumsikan sebagai pendapat pribadi, bukan sebagai Kepala Daerah.
Pasalnya, kata Dadang pendapat yang disampaikan ke Publik terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus sudah final dibahas terlebih dahulu di gedung Dewan.
"Terkait APBD 2024, kan belum dibahas bersama anggota di gedung Dewan," kata Dadang saat dikonfirmasi garut.suara.com, pada Sabtu, (08/04/2023).
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu H.Rudi Gunawan Bupati Garut sempat membuat pernyatan di publik terkait anggaran.
Saat itu, Bupati Garut menyebutkan bahwa Garut akan bangkrut, hingga tak mampu untuk membayar listrik sekalipun tahun depan.
Pernyatan itu, ternyata membuat heboh publik garut, setidaknya pernyaataan itu membuat publik bertanya-tanya.
Politisi Partai Demokrat Dadang Sudrajat mengatakan, soal Dana ALokasi Umum (DAU), digunakan untuk melaksanakan kebijakan program-program pemerintah pusat.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persis Solo vs Persebaya Surabaya: Pemain Muda Unjuk Gigi?
"Mau diploting untuk apapun oleh pusat, DAU itu sah-sah saja," ujarnya.
Memang sebelumnya, DAU sepenuhnya digunakan untuk anggaran pembangunan, namun saat ini, sebagian besar di gunakan untuk membayar gaji PPPK.
"Pengangkatan PPPK itu program pusat, sehingga sah-sah saja DAU digunakan untuk membayar gaji PPPK," tandasnya.
Kesimpulanya kata Dadang, pernyatan itu hanya bersipat pribadi yang politis bukan sebagai bupati nya.
"Sekali saya tegaskan pernyataan itu belum dibahas di Dewan," tegasnya.
Nanti kami akan membahasnya dalam rapat bazeting, hingga mencarikan solusi, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Agar pembangunan di Garut dapat terus berkesinambungan, dengan tanpa saling menyalahkan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat