SUARA GARUT - Tidak seperti tahun sebelumnya, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeeri otomatis seluruhnya menjadi PNS.
Kebijakan tersebut diterapkan KemenpanRB setelah memangkas jumlah seleksi CPNS dari lulusan IPDN.
Terungkap saat Menteri PANRB ABdullah Azwar Anas membeberkan tidak akan membuka lowongan untuk jabatan pelaksana di tahun 2023 di gedung Parlemen.
Hal ini tentu berdampak pada berkurangnya quota PNS dari lulusan Sekdin IPDN.
Menteri Anas saat menggikuti RDP bersama Komisi II DPR RI, pada Senin (10/04/2023), menyebutkan lulusan IPDN yang akan diserap sebanyak 534 formasi.
Jumlah tersebut drastis menurun dibanding tahun 2021, sebanyak 1,106, dan tahun 2022 sebanyak 1,230 orang.
Turunya Penyerapan lulusan IPDN sebagai jabatan pelaksana, disebabkan adanya digitalisasi.
Pertumbuhan jabatan pelaksana diprediksi akan negative growt, bahkan mencapai 30 persen hingga beberapa tahun ke depan.
Padahal sebelumnya, lulusan IPDN tahun 2023 disetujui diserap sebanyak 1,410 praja.
Baca Juga: Benarkah Miss V Bisa Kerutan Jika Lama Gak Digunakan? Dokter Boyke Ungkap Faktanya
Akan tetapi KemenpanRB memberikan ijin penerimaan CPNS jalur IPDN 2023 hanya 534 formasi.
Wakil Ketua DPR RI Junimart Girsang menilai jumlah 534 formasi dinilai tidak rasional.
"Biasanya, setiap kabupaten kota membutuhkan 2 orang pamong, dan provinsi 4 orang pamong lulusan IPDN.
Sementara itu, disisi lain, DPR RI sudah menyetujui anggaran pendidikan lebih dari 1,100 calon siswa IPDN tahun 2023.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
-
Suara AI Bisa Meniru Pejabat, Komdigi Peringatkan Modus Scam Baru Rugikan Masyarakat Rp7,5 Triliun
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Tradisi Petik Laut Muncar, Wujud Syukur Nelayan Banyuwangi kepada Laut
-
Lotus Taxi: Misteri Malam Hari dengan Penumpang yang Tak Selalu Manusia
-
Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026