/
Senin, 24 April 2023 | 22:21 WIB
Perbedaan cara menentukan lebaran dengan metode hisab dan rukyat seorang peneliti Brin mengancam membunuh warga Muhamadiyah. Begini Kronologinya.

SUARA GARUT - Sebuah komentar di dinding akun Facebook astronom Thomas Djamaludidin oleh seorang oknum peneliti BRIN bernama AP. Hasanudin tengah menjadi perbincangan hangat dunia maya, Minggu (23/4/2023).

Pasalnya, komentar oknum tersebut berupa ujaran kebencian disertai ancaman pembuhunan terhadap warga Muhmamdiyah.

Melansir laman twiter Pemuda Muhammadiyah DIY @pemudaMuhDIY dalam captionnya menulis berikut:

"Sehubungan dengan komentar dari akun Facebook Andi Pangerang Hasanuddin (AP Hasanuddin, APH) yang berkomentar kasar dan berpotensi pidana ancaman pembunuhan di dinding Facebook Thomas Djamaluddin (Ahad, 23 April 2023), terkait perbedaan pendapat tentang Hisab Rukyat."

Pernyataan Pemuda Muhammadiyah DIY tersebut kemudian dilengkapi dengan tangkapan layar pada dinding akun facebook Thomas Djamaludin di mana APH menuliskan komentar berikut,"...perlu saya halalkan ga nih darahnya semua Muhammadiyah?...BANYAK BACOT  EMANG!!! SINI SAYA BUNUH KALIAN SATU-SATU."

"SILAHKAN LAPORKAN KOMEN SAYA DENGAN ANCAMAN PEMBUNUHAN!!SAYA SIAP DIPENJARA," tulis APH.

Di akhir komentarnya dia menuliskan kembali pernyataan," SAYA CAPE LIHAT PERGADUHAN KALIAN!!!, ujar nya.

Sontak pernyataan tersebut memunculkan banyak komentar netizen.

Salah satunya komentar akun @herypur526,"  Sy yg bkn siapa2 dan bkn apa2 aja tau kalo pernyataan APH ini punya potensi pelanggaran berat thd hukum, moralitas dan etika. Seorang intelektual lagi."tulisnya.

Baca Juga: Air Terjun Sumpit, Objek Wisata yang Indah di Sekadau

Lain lagi dengan komentar netizen @fitrachaniagos," berbahaya ada manusia2 ngomong mau membunuh banyak orang bercokol di badan negara apalagi riset. Keluarkan orang2 ini dari intitusi negara.
Membahayakan! " ujarnya.

Atas pernyataan yang dilakukan APH tersebut Pemuda Muhammadiyah DIY telah mengeluarkan 8 pernyataan resmi melalui siaran pers No 1.2/480/1444  tentang ancaman pembunuhan warga Muhammadiyah oleh oknum pegawai BRIN tersebut.

Pemuda Muhammadiyah meminta oknum tersebut  memberikan klarifikasi dan mendesak aparat penegak hukum memproses  kasus tersebut hingga tuntas.

Sementara itu ketua PP Muhammadiyah Prof. Dadang Akhmad menyayangkan pernyataan oleh ilmuwan BRIN tersebut.
Menurutnya ilmuwan itu harus memiliki moral dan mental yang matang.(*)

Editor: Farhan

Load More