SUARA GARUT - Bagi pecinta kopi sejati, menikmati secangkir kopi bukanlah soal penyajian saja. Kualitas dan jenis biji kopi adalah suatu yang wajib diketahui.
Dalam bisnis perkopian yang makin menggairahkan, proses mengolah biji kopi dari masa panen buah (chery) hingga menjadi biji (bean) yang siap diroasting, adalah proses penting yang akan mempengaruhi kualitas biji kopi.
Ada empat metode umum pengolahan kopi dari proses panen hingga menjadi greenbean (biji kopi mentah). Ini dia jenis metodenya:
1. Natural
Jika anda menemukan kemasan biji kopi yang bertuliskan natural, artinya kopi itu sebelumnya diproses secara natural.
Langkah proses pengolahan natural adalah setelah buah (ceri) dipetik, dicuci kemudian di bawah terik matahari alami. Masa jemur natural biasanya sekitar 30 hari sampai kering hingga kadae air 12%-13%.
Setelah kulit kering hingga warna hitam keriput, baru digiling (huller) untuk mengelupaskan kulit hingga menjadi biji kopi (bean). Metode natural ini menghasilkan biji kopi memiliki cita rasa buah-buahan.
2. Metode Wash
Pengolahan jenis arabica banyak menggunakan metode ini. Proses wash berbiaya produksi tinggi karena tahapanya.
Pertama penyortiran ceri kopi, kemudian kulit ceri dikupas kulit luarnya (depulping) setelah itu biji difermentasi atau dicuci dan rendam dalam bak air dalam masa 24-36 jam.
Setelah itu dicuci kembali biji kopi. Selanjutnya langkah akhir adalah menjemur biji kopi dalam masa 2-3 minggu untuk menghasilkan kadar air hingga 12%.
Baca Juga: Putri Iis Dahlia Sungkem Lebaran ke Satrio Dewandono Sampai Kecup Bibir, Netizen: Gak Pantes
Hasil kopi yang diolah dengan metode wash bertekstur body ringan dan bercita rasa buah-buahan.
3. Metode Full Washed
Metode ini hampir mirip metode washed. Penggunaan air dari awal pengupasan terus diperlukan.
Proses fullwashed adalah sortir, kupas kulit ari,fermentasi ,cuci kembali lendir (direndam) selama 12-24 jam. Jangan terlalu lama agar keasaman kopi tidak telalu tajam
Kemudian dikeringkan/dijemur untuk mengeluarkan kadar air hingga 12%.
Rasa kopi hasil metode fullwashed lebih ringan.
4. Honey
Metode ini disebut honey, karena hasil pengolahan ini menghasilkan biji yang manis ,seperti madu.
Langkah pertama adalah menyortir cherry terbaik. Cherry atau biji kopi hasil petik yang mengapung dipisah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan