SUARA GARUT - Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani menyampaikan pengolahan data hasil sanggah PPPK guru sudah rampung.
Dengan begitu kata Prof Nunuk Suryani, proses hasil sanggah PPPK guru sudah dapat diumumkan BKN.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Nunuk menyampaikan trimakasih kepada panselnas, serta kepada para peserta seleksi yang sabar menunggu hasil pengumuman.
"Trimakasih atas kesabaranya, semoga setelah diterima menjadi ASN PPPK semangat bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak-anak," kata Nunuk Selasa, (11/04/2023).
Banyak pihak yang terlibat dengan tulus membantu mengawal proses hingga tuntas.
"Secara khusus saya ucapkan trimakasih kepada KemenPAN RB, selaku ketua pengarah, BKN sebagai ketua tim seleksi, dan pemerintah daerah yang sudah serius mengajukan formasi," ujarnya.
Dia menjelaskan pengumuman pasca sanggah PPPK guru 2022 merupakan pengumuman final yang menentukan kelulusan guru pada rekrutmen ASN PPPK 2022.
"Guru honorer yang sudah dinyatakan lulus dalam seleksi ada kemungkinan berubah, dan begitu sebaliknya, " tandasnya.
Yang belum mendapatkan penempatan sambung Nunuk, dapat mengikuti proses seleksi guru ASN 2023.
Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, Nunuk menyebutkan jumlah formasi yang akan dibutuhkan tahun ini mencapai lebih dari 600 ribu.
"Jumlah kebutuhan formasi 2023, untuk ASN PPPK sebanyak 601,286," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana