/
Selasa, 11 April 2023 | 16:04 WIB
Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani menyatakan pengolahan data hasil sanggah PPPK guru sudah final.(Tangkapan layar/Nett)

SUARA GARUT - Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani menyampaikan pengolahan data hasil sanggah PPPK guru sudah rampung.

Dengan begitu kata Prof Nunuk Suryani, proses hasil sanggah PPPK guru sudah dapat diumumkan BKN.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Nunuk menyampaikan trimakasih kepada panselnas, serta kepada para peserta seleksi yang sabar menunggu hasil pengumuman.

"Trimakasih atas kesabaranya, semoga setelah diterima menjadi ASN PPPK semangat bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak-anak," kata Nunuk Selasa, (11/04/2023).

Banyak pihak yang terlibat dengan tulus membantu mengawal proses hingga tuntas.

"Secara khusus saya ucapkan trimakasih kepada KemenPAN RB, selaku ketua pengarah, BKN sebagai ketua tim seleksi, dan pemerintah daerah yang sudah serius mengajukan formasi," ujarnya.

Dia menjelaskan pengumuman pasca sanggah PPPK guru 2022 merupakan pengumuman final yang menentukan kelulusan guru pada rekrutmen ASN PPPK 2022.

"Guru honorer yang sudah dinyatakan lulus dalam seleksi ada kemungkinan berubah, dan begitu sebaliknya, " tandasnya.

Yang belum mendapatkan penempatan sambung Nunuk, dapat mengikuti proses seleksi guru ASN 2023.

Baca Juga: Respons PDIP soal Keakraban Jokowi-Ganjar: Tunjukan Keduanya Tak Ada Masalah Setelah Piala Dunia U-20 Batal di RI

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, Nunuk menyebutkan jumlah formasi yang akan dibutuhkan tahun ini mencapai lebih dari 600 ribu.

"Jumlah kebutuhan formasi 2023, untuk ASN PPPK sebanyak 601,286," pungkasnya.(*)

Load More