SUARA GARUT - Nama AKBP Achiruddin Hasibuan mendadak bikin heboh karena anaknya Aditya Hasibuan ketahuan menganiaya seorang mahasiswa Ken Admiral.
Setelah kasus ini muncul, kehidupan Achiruddin Hasibuan mulai ramai dikulik termasuk soal rumah mewahnya bak istana.
Usut punya usut ternyata gaji dan Tunjangan jabatan akhir Udin Hasibuan mentok cuma 10 juta.
Lantas dari mana uang yang digunakan Achiruddin Hasibuan membangun rumah mewah bak istana itu? Dilansir garut.suara.com dari akun youtube Mata Dunia membongkar rumah mewah milik AKBP Achiruddin Hasibuan.
Selama ini perwira berpangkat AKBP itu jarang sekali jadi pembahasan ternyata Achiruddin merupakan adik kandung dari mantan Bupati Tapanuli Selatan Ongku Hasibuan.
Ongku Hasibuan dulunya begitu terkenal di Tapanuli Selatan selama menjabat Bupati 2005-2010.
Kini sang mantan Bupati abang kandung Achiruddin Hasibuan menjabat anggota DPR Partai Demokrat asal daerah pemilihan Sumatera Utara 2.
Ongku Hasibuan merupakan abang tertua dalam keluarga Achiruddin Hasibuan. Diketahui pula Achiruddin juga bersaudara kandung dengan anggota DPRD Padang Lawas Ike Hasibuan.
Dalam kasus ini Ongku Hasibuan sebagai Abang tertua membela adik dan keponakannya ia sempat berharap kasus ini diselesaikan dengan kekeluargaan.
Baca Juga: Reino Barack Ogah Terjun ke Dunia Politik, Warganet Malah Ungkit Soal Masa Lalu
Ongku Hasibuan juga menyebut perkelahian antara Aditya dan Ken bukan penganiayaan melainkan perkalian antar remaja.
Awal mula kasus katanya penyebab penganiayaan bermula Memang karena perempuan bernama Vira Aditya Hasibuan dan Vira berkenalan di Jakarta Desember 2022.
Menarik dalam kasus ini adalah meski berstatus adik mantan Bupati seperti Ongku Hasibuan rumah mewah Achiruddin Hasibuan mirip milik Jenderal.
Kenapa demikian jika ditotal gaji dan tunjangan Achiruddin itu mentok sampai 10 juta.
Lantas dari mana ia mendapatkan uang membangun rumah mewahnya bak istana? Nasib Achiruddin Hasibuah sudah dicopot dari jabatannya.
Hal itu disebabkan Achiruddin Hasibuan melakukan pembiaran terhadap penganiayaan yang dilakukan anaknya.
"AKBP Achiruddin Hasibuan kini dicopot dari jabatannya ia dinyatakan bersalah karena membiarkan hingga mendukung anaknya melakukan tindakan kriminal," disampaikan oleh Kapolda Sumut Irjen Panca Putra.
Achiruddin terbukti melanggar kode etik 13 pasal 13 huruf M peraturan kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang kode etik profesi dan Komisi kode etik Polri.
Dalam pasal itu berbunyi bahwa setiap pejabat Polri di dalam etika berkepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berlaku kasar dan tidak patut.
"Hal ini bentuk ketegasan Kapolda Sumut bahwa tidak mentolerir setiap perilaku dan tindakan oknum yang menciderai nama baik Polri," ucapnya.
Selain itu AKBP Achiruddin juga diberi sanksi penempatan khusus atau kasus di Propam Polda Sumatera Utara.
Meski hanya bergelaran AKBP rumah anggota Polda Sumatera Utara AKBP Achiruddin Hasibuan bak rumah Jendral hal itu diketahui saat Polda Sumatera Utara menyambangi rumahnya.
Setelah peristiwa itu viral, netizen menyoroti harta AKBP Achiruddin Hasibuan. Pasalnya pria tersebut kerap pamer harta di media sosial mulai dari kendaraan mewah hingga rumah mewah.
Rumah mewah milik Achiruddin memiliki halaman yang luas belum lagi pagar rumah tersebut ternyata dikendalikan oleh remote.
Garasi rumah itu pun terlihat luas bisa menampung 4 mobil sekaligus. Sekilas rumah milik polisi dengan jabatan AKBP itu bak rumah seorang Jenderal Polisi.
Padahal diketahui dari laporan harta kekayaan AKBP Achiruddin mengaku hanya memiliki harta 467 juta. Dengan rincian tanah dan bangunan tidak lebih dari 50 juta pun gaji polisi sekelas AKBP hanya sebesar Rp.3.093.900 dan tertinggi sebesar 5.084.300 per bulan.
Kemudian untuk Perwira Polisi berpangkat AKBP berada di level kelas jabatan 11 tunjangan kinerja per bulannya 5.183.000 sehingga pendapatan tertinggi AKBP akhiruddin Hasibuan hanya 10 juta per bulannya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?