SUARA GARUT - Kasus pencabulan terhadap 10 anak telah terjadi di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Pelakunya merupakan dua orang remaja yang merupakan anak kembar. Perbuatan keduanya kini sudah ditangani aparat penegak hukum.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tasikmalaya, Ato Rianto mengaku dirinya turun untuk menangani kasus tersebut.
Menurut Ato, dari hasil pendalamannya korban kasus sodomi di Cibatu Garut tersebut memang benar lebih dari satu orang dan yang melapor ke dirinya 10 orang.
"Fakta persidangan pengakuan terdakwa satu. Namun data yang masuk dan telah diverifikasi ada 10 orang anak yang jadi korban," ujarnya kepada wartawan di Garut, Kamis (4/5/2023).
Menurut Ato langkah terpenting dan harus segera dilakukan saat ini ada menyelamatkan anak yang jadi korban sodomi kedua remaj itu.
"Fokus saya sekarang menyelamatkan psikis 10 anak yang jadi korban. Kasus hukumnya akan saya terus dampingi psikis anaknya harus segera dipulihkan," katanya.
Esensinya kata Ato, dirinya tidak begitu fokus pada persoalan hukumnya. Namun lebih penyembuhan secara utuh psikis anak.(*)
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Potensial Buah Maja bagi Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY