SUARA GARUT - Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal refluk disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar didada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.
Informasi ini sangat penting untuk kalian para penderita asam lambung, karena bagi kalian penderita asam lambung kronis jika dibiarkan dan tidak diobati akan mengarah ke komplikasi yang lebih serius dan bahaya bagi kesehatan.
Berikut beberapa gejala asam lambung kronis di kutip dari chanel YouTube Pauline Wahyuni.
1. Heart Burn
Gejala ini ditandai dengan dada yang terasa nyeri seperti panas terbakar, biasanya heart burn ini muncul setelah kita selesai makan.
Biasanya semakin parah ketika dibawa duduk dan berbaring, hal ini terjadi karena asam lambung naik mengenai pipa kerongkongan.
2. Mulut Terasa Pahit dan Asam
Biasanya ketika asam lambung sudah kronis rasa asam juga pahit ini terjadi dan terasa dibagian belakang mulut serta kerongkongan.
Sering merasakan seperti ingin muntah tapi tidak jadi dan terjadi secara tiba-tiba.
Baca Juga: Mario Dandy Dilaporkan AG karena Statutory Rape, Apa Sih Itu?
Hal ini terjadi ketika kita melakukan hal berat, kelelahan, melakukan olahraga tanpa pemanasan, atau makan dalam porsi yang terlalu banyak.
3. Sesak Nafas
Sesak nafas ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan kemudian masuk ke tenggorokan dan paru-paru.
Sehingga saluran pernafasan menjadi membengkak dan membuat sulit untuk bernafas, hal ini dapat memicu asma atau aspirasi pneumonia.
4. Sulit Menelan
Biasanya orang yang sudah mengalami asam lambung parah dan kronis akan mengalami sulit menelan.
Makanan ataupun minuman, apabila sudah mengalami kesulitan untuk menelan kemungkinan kerongkongan sudah mengalami iritasi dan luka.
5. BAB Berwarna Hitam
BAB yang hitam atau yang sering disebut dengan malena. Biasanya kondisi ini terjadi karena pendarahan dibagian saluran pencernaan atas.
Tapi juga pendarahaan ini bisa disebabkan karena luka dibagian lambung ataupun usus.
6. Muntah Darah
Muntah darah yang disebabkan oleh asam lambung biasanya berwarna kecokelatan.
Sering kali disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena infeksi bakteri helicobacter pylori.
Konsumsi obat anti nyeri non steroid, mengkonsumsi alkohol berkonsentrasi 25%, hal ini bisa merusak proteksi lambung. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama