SUARA GARUT - Kekhawatiran guru passing Grade (PG) atau prioritas satu (P-1), mereka kena prank pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Guru PG tersebut sebenarnya sudah dinyatakan memenuhi passing grade dalam seleksi PPPK guru 2022 lalu.
Hanya saja, guru PG tersebut tidak memiliki formasi, maupun ada yang batal mendapatkan penempatan PPPK guru 2022.
Salah satunya diungkapkan guru PG batal penempatan Dewi Nurpuspitasari, dia cemas, apakah benarbenar akan menjadi prioritas atau tidak.
"Benarkah P1 batal penempatan PPPK guru 2022 mendapat prioritas tahun ini atau tidak ya," kata Dewi Nurpuspitasari kepada JPNN, dikutip garut.suara.com pada Selasa, (9/05/2023).
Menurutnya, jika usulan pemda sedikit, bagaimana P-1 bisa terakomodasi dalam rekrutmen PPPK guru 2023 ini.
Janjinya memang terbilang manis, hingga akan melakukan Top Up formasi jika usulan pemda minim.
Namun kata Dewi, dirinya berharap ada regulasi yang memiliki kepastian agar semua guru honorer P-1 bisa diangkat ASN PPPK 2023.
Ke khawatiran lain guru P-1 batal penempatan kata Dewi, pemerintah hanya mengutamakan guru honorer negeri.
Pasalnya kata Dewi, sebagian besar guru batal penempatan rerata berasal dari guru swasta.
"Padahal ada sebagian guru swasta yang diberhentikan, atau mengundurkan diri karena lebh memilih menjadi ASN PPPK," tandasnya.
Serupa dengan Dewi, Pengurus Pusat Guru Lulus Passing Grade PPPK Fulkan memiliki khawatiran sama.
Katanya, formasi yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah P1 tanpa formasi PPPK guru 2022.
Dia mencontohkan di Lampung Selatan, formasi yang diusulkan hanya 120 PPPK guru 2023, sedangkan sisa P1 mencapai angka 727 orang.
"Artinya guru P-1 tahun ini di Lampung Selatan akan tersisa sebanyak 607 orang," kata Fulkan dikutif garut.suara.com dari halaman JPNN.
Berita Terkait
-
Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih, Sampaikan Tiga Hal, Terkait Keberpihakan Mas Menteri Nadim Untuk Guru PG Prioritas Satu: Yakin Janjinya Dipenuhi
-
Bahas Masalah Tenaga Honorer, Empat Kementerian Gelar Pertemuan, Menteri Nadim Bilangnya Begini
-
Lebih dari 1 Juta Formasi CPNS 2023 Pemerintah Pusat Dibuka, Simak Rinciannya!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga