SUARA GARUT - Beredar kabar di jagat maya, tenaga honorer akan di angkat menjadi PNS secara otomatis tanpa tes sebelum 28 November 2023.
Kabarnya, Sebelum tanggal 28 November 2023, Surat Keputusan (SK) pengangkatan honorer dari data best BKN telah dirilis.
Tidak hanya itu, SK pengangkatan tersebut, diklaim sebagai acuan honorer terdata dalam data best BKN akan diangkat menjadi PNS pada 2023.
Sementara itu, menguatkan pernyataan adanya pengangkatan honorer secara otomatis tanpa tes menjadi PNS, BKN telah melakukan pendataan tenaga honorer Tahun 2022.
Sehingga, tidak sedikit tenaga honorer dari data best BKN berharap SK pengangkatan tersebut benar, dan merupakan acuan untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes.
Lantas Benarkah BKN telah merilis SK pengangkatan tenaga honorer tersebut?
Terkait hal ini, MenpanRB Abdullah Azwar Anas telah menegaskan Ada 4 poin penting terkait penyelesaian tenaga honorer yakni:
1. Tidak akan terjadi PHK massal terhadap honorer.
Karena pemerintah menghargai jasa tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah.
Baca Juga: Usai Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4, BPBD Pandeglang Tetap Minta Warga Pesisir Waspada
2. Tidak ada tambahan beban fiskal pada anggaran, karena kemampuan ekonomi pemerintah daerah berbeda-beda.
3. Tidak ada penurunan pendapatan
4. Penyelesaian honorer sesuai regulasi yang berlaku
SK pengangkatan honorer yang beredar di jagat maya selama ini, adalah surat Kepala BKN nomor 26 30v 47 499.
Surat itu, menjelaskan kriteria tenaga honorer yang dapat diangkat menjadi CPNS.
Selain itu SK pengangkatan, uga berisi tentang regulasi pengangkatan tenaga honorer yang termasuk dalam kategori 2 tahun 2014.
Dengan demikian SK pengangkatan yang beredar dan diklaim, sebagai acuan tenaga honorer terdata dalam data best BKN diangkat menjadi PNS pada Tahun 2023 tidak benar.
Garut.suara.com dihimpun dari pemilik Canel YouTube Lana Tube pada Kamis, (11/05/2023), menyatakan kabar tersebut hoaxs atau tidak benar.
Kabar yang benar ialah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menyiapkan kuota PPPK guru 2023 lebih dari 600 ribuan. (*)
Berita Terkait
-
Empat PNS di KPU Bengkalis Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Rp4,5 Miliar
-
Nasib Satpol PP Honorer Tidak Jelas, Mungkinkah Bisa Diangkat Menjadi PNS, Begini Kata UU ASN Nomor 5 Tahun 2014
-
Sebanyak 6,141 Guru Honorer Passing Grade Menunggu Formasi ASN PPPK, Begini Kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang