SUARA GARUT - Desa Cintanagara, yang berada di wilayah Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendapat alokasi anggaran Dana Desa terbesar di wilayah tersebut.
Penjabat sementara (Pjs) Kades Desa Cintanagara, Nolis Hertika, meminta semua warga desa untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pengawasan pengelolaan dana tersebut.
Transfer dana desa untuk Desa Cintanagara mencapai sebesar Rp 2,5 miliar. Dana ini akan digunakan untuk berbagai proyek pembangunan yang telah direncanakan, termasuk pembangunan infrastruktur, pembinaan, pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan darurat di desa.
"Dana Desa yang masuk ke Cintanagara sangat besar, bahkan terbesar di Garut," Ungkap Nolis kepada garut.suara.com
Pjs Kades Desa Cintanagara, mengajak semua warga desa untuk terlibat dalam proses pembangunan dan pengawasan dana desa.
Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memastikan bahwa dana desa digunakan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan desa.
"Kami meminta semua warga desa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan dan pengawasan dana desa. Kita harus memastikan bahwa dana desa digunakan dengan tepat dan transparan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga desa," ujarnya.
Sementara itu, Yeni Damayanti, Camat Cigedug, menekankan pentingnya pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel. Dia mengatakan bahwa setiap pengeluaran harus tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Setiap pengeluaran harus tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga akan melakukan pengawasan yang ketat untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan dengan baik," tegasnya. (*)
Baca Juga: Rizky Febian Bungkam Ditanya Soal Acara Tunangannya dengan Mahalini
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Kades, TNI dan Polri yang Ikut Pileg Harus Mundur dari Jabatannya, Ternyata Aturannya Seperti ini Kata Komisioner KPU Garut
-
Digunakan Oleh Ratusan Kepala Keluarga, Tanggul Mata Air Cihaniwung Bayongbong Garut Jebol, Warga Lakukan ini untuk Atasi Krisis Air Bersih
-
Tanggapi Tuntutan FPPG, Pihak Bank Garut- Perumda BPR Garut Sampaikan Klarifikasi Resmi, Begini Katanya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial