SUARA GARUT - Sumber mata air Cihaniwung yang berlokasi di Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat jebol.
Mata air ini digunakan oleh ratusan kepala keluarga untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan hewan ternak.
Agar tidak terjadi krisis air bersih, warga Pamalayan bertindak cepat melakukan kegiatan gotong royong.
Warga Kampung Pamalayan Desa Pamalayan, melakukan gotong royong untuk memperbaiki tanggul mata air Cihaniwung yang beberapa hari sebelumnya diterjang banjir.
Dalam aksi gotong royong yang dilakukan pada Rabu, (10/5/2023) pagi ini, warga menggunakan alat seadanya untuk membersihkan tanggul dari material banjir dan mengembalikan fungsinya yang semula.
Menurut Tokoh Kampung Pamalayan, Apin, aksi gotong royong ini dilakukan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah pada tanggul mata air Cihaniwung.
"Kami khawatir tanggul ini akan tergerus terus jika tidak segera diperbaiki. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan aksi gotong royong bersama-sama," ujarnya.
Apalagi, lanjut Apin, mata air Cihaniwung merupakan sumber mata air pokok bagi warganya untuk kebutuhan rumah tangga hingga ternak.
"Sumber mata air ini digunakan oleh ratusan KK (kepala keluarga), bahkan digunakan oleh warga di dua RW, makanya sementara kita perbaiki seadanya," Kata Apin.
Baca Juga: Tiara Andini Pasang Muka Julid ke Mahalini Jadi Sorotan: Itu Banyak Kamera Bisa-bisanya Lu
Sementara itu, Amat salah seorang warga RW 07 mengungkapkan harapannya agar kejadian banjir tidak terjadi lagi kedepannya, ia juga meminta kepada pihak-pihak terkait agar dapat melindungi area tangkapan air disekitar mata air Cihaniwung.
"Cihaniwung satu-satunya sumber mata air yang tersisa" Kata Amat.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Tanggapi Tuntutan FPPG, Pihak Bank Garut- Perumda BPR Garut Sampaikan Klarifikasi Resmi, Begini Katanya
-
Desa Cimareme Jadi Fokus Utama Pengamanan Pilkades, Kapolres Garut Pimpin Langsung Pengamanan: Saya Akan Nginap di Masjid
-
KPU Garut Perbolehkan Koruptor dan Mantan Terpidana Daftar Calon DPRD, Begini Aturannya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'