SUARA GARUT - Nasib malang menimpa Tenaga Kerja Imigran (TKI) wanita asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ela Lastari (39) yang sudah bekerja di Arab Saudi sejak Oktober 2022, namun hingga kini menurut familinya di Kampung Cikondang, Desa Tanjung Kemuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Ela tak terima gaji.
"Bukannya gaji yang didapat malah majikannya minta dikirim uang 80 Juta rupiah, kabarnya juga di sana sering disiksa majikannya," ungkap adik Ela, Eli (36), ditemui di Cikondang Sabtu (13/05/2023).
Mirisnya lagi, saat Ela berangkat ke Arab Saudi itu meninggalkan 2 anak kembarnya laki laki yang masih berusia 3 tahun buah perkawinan dengan suami ketiganya yang sejak ia pergi ke Arab Saudi dititipkan kepada teman sekolah Ela.
Menurut keterangan Eli, bahwa Ela sudah kedua kalinya pergi ke Arab Saudi, bahkan sempat pergi ke Singapura.
"Dari Singapura itu Ela pulang karena Ia bermasalah dan dipulangkan oleh kedutaan besar dan sempat bekerja di PT Changsin 4 bulan. Waktu mau berangkat kedua kalinya ke Arab Saudi keluarga tidak ada yang tahu, karena memang dilarang pergi lagi ke luar negeri oleh Ibu, " tutur Eli.
Anggota DPRD Jawa Barat, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Enjang Tedi yang berkunjung ke kediaman Ela di Kp. Cikondang, Sabtu siang tadi, mendapati rumah Ela dalam keadaan berantakan karena tak ada yang mengurus sejak Ela pergi ke Arab Saudi.
" 3 hari lalu saya mendapat kabar tentang Ela yang yang sudah lama hilang kontak dengan familinya sejak berangkat ke Arab Saudi, maka hari ini saya ke sini untuk menggali informasi mengenai TKI ini," katanya.
Enjang Tedi mengaku sudah mencari informasi ke panitia pemilihan luar negeri ternyata di sana tidak ada nama Ela Lastari dengan visa kerja, ada juga visa dengan visa jiarah.
Di rumah Ela yang tidak terurus dan barang barang yang berantakan, Politisi asal Kadungora Garut itu, Enjang menemukan ijazah sekolah dasar dan Mts serta SKCK atas nama Ela yang tercecer di dalam rumah.
Baca Juga: Dituding Main Judi Sampai Rp200 Juta Melayang, Inara Rusli Skakmat Ibu Virgoun Pakai Bukti Valid
" Insya Alloh dengan dokumen yang sudah saya minta ijin kepada keluarganya untuk saya bawa sementara ini, saya akan telusuri keberadaan Ela pastinya dimana dan agen yang memberangkatkannya dari mana? Mudah mudahan ini memudahkan penelusuran ya," ujarnya.
Keluarga Ela dan tetangganya berharap wanita yang sudah dikaruniai 3 anak itu bis segera kembali ke kampung halamannya dalam keadaan selamat. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Bakesbangpol Siapkan Anggaran Lebih dari Satu Miliar Rupiah untuk Dukung Gelaran Pilkades di Garut, untuk Apa Saja Uang Sebesar Itu?
-
Fantastis! Kampung Sangkar di Selaawi Garut Hasilkan Omzet 3 Milyar Rupiah Per Bulan
-
Desak Gakkumdu Usut Sawer Uang Partai Nasdem Garut yang Dilakukan Istri Bupati, GGW: Telah Mencederai Demokrasi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional