SUARA GARUT - Pengajuan formasi daerah sudah ditutup per 30 April yang lalu, namun hingga 1 Mei 2023, kebutuhan guru ASN PPPK masih belum tercukupi.
Hingga berita ini diturunkan, nasib 62,465 guru prioritas satu (P-1) masih belum jelas.
Meski sudah dinyatakan memenuhi passing grade (PG), sayangnya mereka tidak mendapatkan formasi PPPK 2021-2022.
Mereka berharap pada seleksi ASN PPPK 2023, mendapat skala prioritas seperti janji Prof Nunuk Suryani.
Akan tetapi, berdasarkan fakta dilapangan, ternyata banyak daerah yang sedikit mengusulkan formasi, bahkan ada yang tidak mengusulkan formasi 2023.
Dihimpun garut.suara.com, hingga 1 Mei 2023, Kemenpan RB mencatat dalam e-formasi, usulan kebutuhan guru masih dibawah 300 ribuan.
Angka tersebut tentu tidak sepadan dibanding kebutuhan guru yang disampaikan Kemendikbudristek sebesar 600 ribuan.
Anehnya, meski belum mencapai kebutuhan guru ASN, laporan e-formasi masih rendah.
Kondisi itu diperparah, dengan masih engganya daerah untuk mengusulkan formasi guru ASN PPPK.
Baca Juga: Desta Gugat Cerai Natasha Rizky, Artis Ini Diduga Jadi Orang Ketiga
"Sepertinya Pemda tidak bersemangat mengusulkan formasi guru PPPK 2023," kata Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih dikutip dari JPNN.
Alasan klasik yang menjadi sebab daerah tidak bersemangat mengajukan formasi, khawatir pembayaran untuk gaji tidak di trasnfer.
Selain itu, mereka khawatir dengan pengangkatan ASN PPPK guru 2023, akan menjadi beban APBD, jika tidak ditopang dana dari pusat.
Kalau sudah begitu, nasib guru lulus passing grade akan terlunta-lunta.
Terlebih per 28 November 2023 pemerintah pusat akan menghapus honorer di Indonesia.
Honorer PG, yang menjadi prioritaspun entah akan menjadi apa kedepanya, jika pemerintah enggan mengusulkan formasi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
-
Diduga Nunggak Utang Rp5 Miliar, Eks Apparel Timnas Indonesia Erspo Resmi Digugat ke Pengadilan
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!
-
Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo
-
Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua
-
Buruh Kompak Desak Reformasi SJSN, Minta Revisi UU Libatkan 10 Konfederasi
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
4 Lulur Mandi Bengkoang di Bawah Rp17 Ribu, Bikin Kulit Cerah dan Halus!