SUARA GARUT - Usai menggelar Audiensi bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih menyebutkan hingga saat ini Pemda setempat belum mengajukan usulan formasi 2023.
Padahal pengajuan usulan formasi seleksi guru ASN PPPK telah berakhir 30 April yang lalu.
Kabar tersebut sontak mengejutkan kalangan guru yang telah lulus passing grade saat mengikuti seleksi ASN PPPK 2021-2022.
Menurut Heti Kustrianingsih dikutip garut.suara.com dari JPNN pada Kamis, (18/05/2023), BKD Banten belum mendapatkan persetujuan Gubernur.
Sementara itu, Heti menjelaskan di Banten sendiri masih terdapat sekitar 2 ribuan P-1 tersisa 2021-2022.
Ironisnya kata Heti, tidak satupun formasi yang diajukan daerah Banten tahun 2023 ini.
Dikutip dari JPNN, menurut Heti, Pemda Banten masih ragu dengan pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK 2023.
"Pemda khawatir jika mengusulkan seluruh P1 yang tersisa, berdampak besar pada keuangan daerah. ujarnya.
Pemda kata Heti takut gaji PPPK tidak di trasnfer pusat, sehingga pihak mereka butuh penegasan dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Masyarakat Ikut Kawal Kejanggalan Harta Pejabat Melalui LHKPN, KPK: Kami Sangat Berterima Kasih!
Akan tetapi anehnya kata Heti, Pemda Banten masih mampu membeli mobil ambulance seharga 900 juta rupiah.
Kabar tersebut tentu membuat guru honorer P-1 sakit hati, karena dalam waktu yang tidak sulit mampu membeli mobil ambulance yang harnya cukup mahal.
Sebaliknya memperjuangkan kesejahteraan guru honorer membutuhkan waktu panjang.
Padahal menurut Heti, guru P-1 merupakan masalah yang jadi utang negara untuk segera dituntaskan.
"Andai pemerintah mengutamakan guru lulus PG, dituntaskan semua, tentu tidak akan ada lagi P1," tandasnya.
Mereka kata Heti sudah mengikuti tes berkali-kali , lulus berulang-ulang, tetapi gagal terus menerus akibat kebijakan yang selalu berubah.
Sebenarnya mereka mulai bangkit dari mati rasa, akibat terlalu sering diberi harapan, saat ada rekrutmen PPPK guru 2023.
Sayangnya semangat mereka kembali meredup, hati mereka kembali teriris, saat mendengar Banten belum mengusulkan formasi 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati