SUARA GARUT - Fagar mengkhawatirkan adanya guru PG yang sudah memasuki Batas Usia Pensiun (BUP), sebelum dilantik sebagai ASN PPPK.
Sejauh ini, 3,310 guru peserta seleksi ASN PPPK 2022 Garut dinyatakan berhasil melakukan pengisian DRH, dan dinyatakan Valid.
Hal itu, seperti di sampaikan Ketum Forum PPPK Guru Garut Ridwan Arif Hidayat kepada garut.suara.com, pada Jumat, (19/05/2023).
Ridwan sapaan akrab Ketum FPPPK Garut menyebutkan, diantara anggotanya, satu orang dinyatakan telah memasuki masa BUP.
Kondisi itu, menurut Ridwan tentu membuat miris, pasalnya sedari awal mereka telah bersama berjuang untuk menggapai impian menjadi ASN.
Sayangnya aturan terkait PPPK, sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 49 Tahun 2018, diatur terkait syarat pengangkatan sebagai ASN PPPK.
Dalam regulasi tersebut, seseorang dapat diangkat menjadi ASN maksimal setahun menjelang usia pensiun.
Fakta yang terjadi kata Ridwan, ada anggotanya yang memasuki masa BUP.
Meski begitu, katanya Fagar dan juga FPPPK, berharap ada kebijakan Bupati terhadap guru yang BUP tersebut.
Baca Juga: Telkom Hadirkan PaDi yang Konsisten Dukung Pengembangan UMKM Indonesia
"Kami berharap ada reward atau penghargaan yang layak untuk anggota yang sudah masuk BUP, termasuk yang meninggal dunia," kata Ridwan.
Hal itu pernah dilakukan Pemkab Garut, saat pengangkatan PPPK pada formasi 2019, diantaranya ada yang mendapat perhatian khusus dari Pemkab.
Memasuki BUP, tentu bukan keinginanya secara langsung, namun waktu yang tidak memungkinkan sesuai regulasi yang ada, sehingga tidak sempat menikmati sebagai ASN.
Oleh sebab itu, diharapkan ada bentuk penghargaan atau perlakuan khusus bagi yang sudah memasuki BUP.
Disamping itu, Fagar dan FPPPK juga memohon Pemkab segera melantik ASN PPPK yang sudah dinyatakan lulus pada tahapan verifikasi berkas di BKN.
"Kami berharap segera dilaksanakan pelantikan ASN PPPK guru, jangan sampai bertambah lagi anggota yang masuk BUP," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Harapan Baru Pasca Musibah, Universitas Budi Luhur Beri Beasiswa Nusantara untuk Siswa Aceh Tamiang
-
Perangi Hoaks di Medsos, Puluhan Siswa SMKN 1 Cilegon Digembleng Ilmu Jurnalistik
-
Siapa Ahmad Nasuhi? Terpidana Korupsi Masjid Sriwijaya yang Kini Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Maut
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026