SUARA GARUT - Pihak SMAN 6 Garut terus mengelak dan mengeluarkan sejumlah alasan agar terlepas dari tanggung jawab hilangnya ijazah milik siswa tidak mampu yang sempat ditahan karena nunggak iuran.
Pihak sekolah beralasan, orang yang bertugas sebagai Tata Usaha (TU) waktu itu sudah pensiun dari tugasnya.
Padahal seharusnya, ijazah hilang bukannya menjadi tanggung jawab perorangan petugas TU melainkan lembaga SMAN 6 Garut.
"Ini kan aneh, masa hanya karena petugas TU-nya sudah pensiun kemudian sekolah lepas tanggungjawab," kata Wawan Sutiawan yang merupakan Ketua RT 03 RW 12 Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul yang mengantar orang tua siswa tak mampu mengambil ijazah, Kamis (25/5/2023).
Wawan mengaku, membantu siswa tidak mampu berinisial WM (19) mempertanyakan keberadaan ijazahnya karena kasihan.
Wawan mengatakan, WM dinyatakan lulus di 2022 dan tidak bisa membawa pulang ijazah karena masih memiliki tunggakan iuran ke sekolah sebesar Rp.3.250.000.
Menurutnya, WM sangat membutuhkan ijazah karena akan melamar kerja.
Sehingga pada 4 Mei 2023 WM orang tua dan dirinya mengambil ijazah ke SMAN 6 Garut.
"Saya heran ijazahnya sudah tidak ada. Ternyata ijazahnya telah hilang akibat diambil orang tak dikenal," ungkapnya.
Baca Juga: Dua Hakim Tunggal yang Adili AG di Kasus Penganiayaan David Ozora Dilaporkan ke KY
Akhirnya keluarga WM meminta pertanggungjawaban. Namun pihak sekolah malah mengelak.
"Mereka bersikukuh hilangnya ijazah Wilda bukan merupakan tanggungjawab mereka, terlebih petugas TU yang memberikan ijazah Wilda ke orang lain saat ini sudah pensiun," tutur Wawan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!
-
10 Jam Terjebak di Gerbong Maut, Kisah Endang Selamat dari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme