SUARA GARUT - Rencana kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah honorer mendapat kritikan pedas Ketum Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori 35 Tahun Plus (GTKHNK35), H.Nasrullah.
Menurut Ketum GTKHNK35 H.Nasrullah, rencana penyelesaian pemerintah dalam menyelesaiakan tenaga honorer khusunya guru dan tenaga kependidikan terlalu kebanyakan teori.
Menurut Nasrullah sudah tiga tahun, permasalahan honorer tidak pernah tuntas, apalagi formasi tenaga kependidikan malah nyaris tidak pernah ada penyeesaian.
"Aneh, tiga tahun ini kerjanya apa ya, karena makin banyak saja honorer," kata Nasrullah dikutip dari JPNN, pada Sabtu,(26/05/2023).
Sebenarnya melalui berbagai kesempatan GTKHNK35 selalu menyampaikan solusi terkait penyelesaian honorer.
Baik di forum Kemendikbudristek, forum DPR RI, ataupun, DPD bahwa penyelesaian honorer diselesaikan berdasarkan masa kerja.
Harusnya ada penghargaan atas pengabdian honorer kepada negara, mereka yang sudah mengabdi lama sudah banyak berkorban dalam mencerdaskan anak bangsa.
"Saya akan menggerakkan kembali api perjuangan di semua daerah supaya pemerintah pusat membuka mata hatinya," kata Nasrullah dilansir garut.suara.com dari JPNN.
Menurutnya, pemerintah jangan terlalu banyak teori, sedangkan persolaan honorer tidak pernah tuntas.
Baca Juga: Statusnya Masih Pacaran, Nindy Ayunda Bantah Tinggal Serumah dengan Dito Mahendra
Hal itu dibuktikan dengan jumlah honorer setiap tahun makin membengkak, dibalik ada PNS yang memasuki usia pensiun.
Mereka yang sudah bekerja diatas 10 tahun akan bangkit berjuang demi menuntut haknya.
Jangan sampai malah honorer yang sudah lama mengabdi tersingkir oleh yang baru-baru.
Diakui Nasrullah, dirinya sempat menggerakkan GTKHNK35 seluruh Indonesia untuk bergerak, saat itu pemerintah sudah mengabulkan afirmasi.
Namun masalah belum juga selesai, karena berganti Menteri, berubah pula kebijakan penyelesaian honorer makin berbelit-belit, imbuhnya.
"Solusinya hanya satu angkat honorer menjadi ASN berdasarkan masa kerja, terlebih data honorer sudah ada di Kementerian PANRB," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Komisi X DPR RI Kompak Minta Pemerintah Hentikan Rekrutmen Tenaga Guru, Prof Nunuk Bilangnya Begini
-
Honorer K2 Kembali di Janjikan Sistem Khusus Oleh Pemerintah, Mungkinkah Tenaga Teknis dan Guru P1 Tuntas 2023, Catatanya Begini
-
Diterima Staf Ke Presidenan, Honorer Lintas Profesi Sedikit Bernafas Lega, Ketum DPP FAGAR Bilangnya Begini Soal Tendik Non ASN
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat-Lawan Kejahatan Digital
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 Dibuka di Malang, Khofifah Dorong Sport Tourism Jatim
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik