SUARA GARUT - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama Pemerintah kompak meminta mendikbudristek Nadim Makarim tidak merekrut ASN PPPK 2023.
Komisi X DPR RI mendesak Menteri Nadim agar menghentikan rekrutmen PPPK guru diluar prioritas satu (P1).
Jika pemerintah terus melakukan perekrutan guru ASN PPPK dari luar prioritas satu, nantinya permasalahan akan terus bertambah.
Kekhawatiran anggota Komisi X DPR Itu cukup beralasan, pasalnya hingga saat ini permasalahan honorer terus bermunculan.
Oleh sebab itu, Komisi X DPR RI meminta pemerintah untuk menghentikan proses rekrutman guru 2023 diluar non prioritas.
"Hentikan dulu rekrutmen PPPK dari non perioritas, karena masih terdapat 62,546 guru P1," kata H.Muhammad Nur Purnamasidi dalam RDP Komisi X DPR RI.
Muhamad Nur Purnamasidi melihat, guru P1 terus menerus tersisihkan oleh guru yang baru tanpa tes.
"Guru P1 bisa dikatakan menjadi korban pemerintah yang berubah-ubah," kata Purnamasidi.
Politisi Partai Golkar itu meminta Pemerintah menyelesaikan dahulu guru yang masuk perioritas satu.
Baca Juga: Kenali Fenomena Revolusi Digital dalam Era Kehidupan Media Sosial
"Selesaikan saja dahulu guru perioritas satu sampai tuntas di seleksi ASN PPPK 2023," ujarnya.
Senada dengan Muhammad Nur Purnamasidi, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf meminta tidak ada seleksi PPPK guru sebelum P1 tuntas.
"Sebaiknya tidak usah ada Seleksi dahulu, sebelum membereskan guru P1, hingga diangkat PPPK, sampai mendapatkan pembayaran gajinya," kata Dede Yusuf saat memimpin RDP di gedung Nusantara II.
Merespon hal tersebut Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani angkat suara, dia mengatakan seleksi guru 2023 akan segera dilaksanakan.
Seleksi PPPK 2023, jelas Nunuk merupakan perekrutan dengan menggunakan sistem lama.
Tahun 2024, perekrutan ASN PPPK akan menggunakan sisstem baru seperti yang disamapaikan Menteri Nadim.
Berita Terkait
-
Sekolah Akan Diberi Otoritas Perekrutan ASN PPPK Tanpa Menunggu Formasi Daerah, Begini Mekanismenya Menurut Menteri Nadim Makarim
-
Honorer K2 Kembali di Janjikan Sistem Khusus Oleh Pemerintah, Mungkinkah Tenaga Teknis dan Guru P1 Tuntas 2023, Catatanya Begini
-
RDP Komisi X DPR RI Resmi Tetapkan Penyelesaian Guru PG P1 Bulan Oktober 2023, Simak Ini Sebabnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kasus Daycare Banda Aceh, Pengasuh Anak Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...
-
Hello, Habits: Mengubah Hidup Lewat Kebiasaan Kecil ala Fumio Sasaki
-
5 Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik dan Canggih
-
Dokter Cabul Lecehkan Puluhan Mahasiswi Unri, Kepala Klinik Ungkap Keseharian Pelaku
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Debut Teater! Moon Seong Hyun Bintangi Dead Poets Society
-
vivo T5 Series Meluncur, Kombinasi Kamera Sony, AI Camera, dan Gaming 90FPS, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan
-
Jeni Rahmadial Fitri Tersandung Kasus Hukum, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Resmi Dicabut