SUARA GARUT - Sebutan istilah marketplace atau lokapasar untuk guru ASN PPPK mendapat berbagai tanggapan kalangan legislator Komisi X DPR RI.
Salahsatunya Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus politisi Partai Demokrat Dede Yusuf macan efendi.
Penyebutan marketplace atau lokapasar yang dibentuk untuk perekrutan guru ASN PPPK menurut Dede Yusuf merupakan sebutan untuk jual-beli produk barang.
"Marketplace itu untuk produk barang, kata Dede Yusuf dalam RDP di gedung Nusantara II Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dede menyerankan agar penyebutan platform untuk perekrutan guru tidak menggunakan istilah marketplace, melainkan sebagai ruang talenta.
Karena akan berisi guru-guru yang telah memenuhi kualifikasi ketat untuk dapat masuk ke platform tersebut.
"Jadi carilah misalnya jadi ruang talenta, itukan talent scout atau kita sebut head hunter, pakai bahasa indonesialah, enggak usah marketplace," kata Dede dikutip dari Republika.
Meski begitu politikus Partai Demokrat itu menilai gagasan untuk mengatasi persoalan guru honorer tersebut sudah baik.
Namun akan lebih baik kata Dede, jika dapat dilaksanakan dengan secepat-cepatnya.
Baca Juga: Denny Darko Terawang Sosok Pria Dibalik Video Syur Rebecca Klopper, Nama Fadly Faisal Ikut Terseret?
Senada dengan Dede soal penyelesaian guru honrer, anggota Komisi X DPR Ri, Muhammad Nur Purnamasidi menyarankan agar permasalahan guru honorer dapat diambil alih pusat.
Menurut politikus Partai Golkar itu, seleksi guru PPPK harus mendapatkan penyelesaian sesegera mungkin, agar tidak ada kekhawatiran bagi calon guru PPPK lainya.
Oleh sebab itu, kata Nur Purnamasidi, penyelesaian sisa guru lulus passing grade harus lebih di prioritaskan sesegera mungkin, baru membahas lowongan melalui loka pasar.
Jangan sampai justru membuka lowongan baru, sebelum menuntaskan yang tersisa malah menambah masalah baru. (*)
Berita Terkait
-
Mungkinkah Perekrutan Guru Honorer Menjadi ASN PPPK Melaui Marketplace Berjalan Mulus, P2G Soroti Soal Platform Oriented Kemendikbudristek
-
Komisi X DPR RI Kompak Minta Pemerintah Hentikan Rekrutmen Tenaga Guru, Prof Nunuk Bilangnya Begini
-
RDP Komisi X DPR RI Resmi Tetapkan Penyelesaian Guru PG P1 Bulan Oktober 2023, Simak Ini Sebabnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
-
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!
-
Buntut Rumah Dijual Niko Al Hakim, Rachel Vennya Cari Kontrakan Mendadak di Jaksel
-
Mendagri Apresiasi Sumut Hibah Rp260 Miliar ke Daerah Terdampak di Aceh
-
Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
-
12 Rekomendasi HP Gaming Vivo Terbaik 2026, RAM Besar dan Anti Lag Buat Mabar
-
Persebaya Surabaya Godok Taktik Kalahkan Arema FC di Tengah Kelelahan
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur
-
Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi