SUARA GARUT - Sempat beredar dikalangan guru honorer Kabupaten Garut melalui pesan singkat WhatsApp group (WG), sebuah alasan terkait lambatnya penyerahan SK ASN PPPK guru 2022.
Dalam pesan singkat yang di publish salah satu peserta group WG, Inisial guru honorer YP, tertera hasil dengan GTK-Kemendikbud melalui sistem boot.
Guru honorer tersebut menanyakan kepada Kemdikbudristek, terkait jadwal penyerahan SK ASN PPPK 2022 yang telah lama dinantikanya.
Maklum saja, sejak mereka dinyatkan lulus passing grade (PG) tahun 2021, hingga saat ini menjelang batas akhir pengusulan NIP PPPK, kabar penyerahan SK makin tidak menentu.
Menurut beberapa keterangan kalangan guru PG, sejak awal proses rekrutmen ASN PPPK guru, selalu saja ada penundaan setiap proses tahapan seleksi.
Bahkan didetik-detik akhir pengisian DRH, dan pengusulan NI PPPK sampai di ubah jadwalnya hingga 31 Mei 2023.
Tentu perjalanan panjang, keluh kesah penuh perjuangan guru PG menuju perubahan status sangat dramatis.
Sementara itu, jawaban boot GTK Kemendikbudristek, terkait kapan penyerahan SK, ternyata masih belum ada kepastian yang bisa membuat mereka tenang.
Dalam chatingan tersebut dijelaskan, rentang waktu dari pengusulan NI PPPK ke pertek NIK berjarak 25 hari kerja.
Baca Juga: Kasus KDRT di Depok Bikin Heboh, Kuasa Hukum Pihak Suami Buka Suara
Maka jika, daerah mengambil waktu batas akhir pengusulan NI PPPK, yakni 31 Mei 2023, maka bukan tidak mungkin pertek NIP akan tuntas 25 hari kedepanya.
Artinya, bisa saja penyerahan SK akan dilakukan sekira 25 Juni 2023, jika itu benar terjadi, dipastikan mereka akan mendapatkan gaji bulan Jui 2023 mendatang.
Namun masih terdapat, beberapa daerah menunda penetapan SK, karena kemampuan anggaran daerah terbatas terkait penggajian guru PPPK. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Opini: Menakar Keadilan di Balik Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Polda Riau Jadi yang Terbaik dalam Kelola Anggaran Polri, Ini Rahasianya
-
Viral Isu Erin Mantan Andre Taulany Diduga Aniaya ART, Disebut Mencekik hingga Mengancam Pakai Pisau
-
Terencana dan Sadis, Andrie Yunus Disiram Pakai Campuran Air Aki dan Cairan Pembersih Karat
-
Hidup Kedua di Planet Kepler-186F
-
7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z
-
Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Titik Terang Identitas Korban, Ini Daftar 10 Nama Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang