SUARA GARUT - Arudji Kartawinata, seorang pahlawan asal Garut yang lahir pada tanggal 5 Mei 1905, kisahnya tak banyak dibahas.
Namun perannya dalam sejarah kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tentu tidaklah kecil.
Ia adalah salah satu tokoh penting yang berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan membangun negara ini pasca-kemerdekaan.
Arudji Kartawinata pernah menjabat sebagai Menteri Muda Pertahanan Indonesia di Kabinet Sjahrir II. Ia juga dikenal sebagai pendiri dan pelopor Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SMMI), sebuah organisasi yang berperan dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa Muslim di Indonesia.
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Arudji Kartawinata dipercaya untuk menjadi Komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Jawa Barat. Tugasnya adalah menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.
Seiring berjalannya waktu, BKR Jawa Barat kemudian berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Divisi III Jawa Barat dan menjadi cikal bakal Divisi Siliwangi, salah satu divisi terkemuka dalam Tentara Nasional Indonesia.
Prestasi Arudji Kartawinata semakin bersinar saat ia diangkat menjadi Menteri Muda Pertahanan dalam Kabinet Syahrir II.
Pada tahun 1948, ketika TNI harus mengalami perpindahan markas ke Yogyakarta akibat perjanjian Renville, Arudji Kartawinata ditunjuk sebagai Ketua Panitia Hijrah TNI.
Tugasnya adalah memindahkan tentara Republik Indonesia yang berada di daerah-daerah yang dikuasai oleh Belanda ke wilayah Republik.
Baca Juga: Profil Sertu Yalpin dan Pratu Rian Hermawan: Dua Anggota TNI Pembawa Sabu Lolos Hukuman Mati
Arudji Kartawinata terkenal karena kepemimpinannya yang tegas dan komitmen yang kuat terhadap kemerdekaan Indonesia.
Ia memiliki visi yang jelas dalam memajukan pertahanan dan keamanan negara, serta berperan dalam membangun fondasi militer yang kuat.
Kontribusinya dalam proses hijrah TNI dari daerah yang dikuasai Belanda ke daerah Republik tidak terlupakan dan diakui sebagai langkah penting dalam memperkuat kedaulatan negara.
Sebagai seorang pahlawan nasional, Arudji Kartawinata meninggalkan warisan berharga bagi bangsa Indonesia.
Dedikasinya yang luar biasa dan semangatnya yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negara ini harus dihargai.
Garut, kota kelahirannya, sangat bangga memiliki sosok pahlawan yang mampu menjadi teladan bagi generasi muda.
Arudji Kartawinata meninggal pada tahun 1970, namun pengabdiannya untuk Indonesia akan selalu dikenang.
Warisan perjuangan dan dedikasinya terhadap bangsa ini akan terus menginspirasi dan menggerakkan kita untuk melanjutkan pembangunan Indonesia yang lebih baik.(*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Ditahan Imbang AS Roma, Conte Sebut Nasib Napoli Tergantung pada 13 Laga Sisa
-
Ha Young Bergabung dengan Lee Je Hoon Bintangi There's a Winning Chance
-
Arteta Isyaratkan Peran Baru Bukayo Saka Usai Arsenal Hajar Wigan 4-0 di Piala FA
-
Persib Tertinggal 0-3, Beckham Putra: Saatnya Bangkit dan Buktikan Mental Juara
-
Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular
-
25 Ucapan Maaf Menjelang Ramadan Bahasa Sunda, Siap Dikirimkan ke Grup WhatsApp
-
Jangan Asal Beli! Ini Headset Wireless 1 Jutaan Paling Worth It
-
Manga Shojo Terlaris Red River Umumkan Versi Anime, Tayang Musim Panas 2026
-
Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1, Fabio Grosso Minta Kaki Jay Idzes Cs Tetap Injak Tanah
-
Penampilan Putri Virgoun saat Jalan Bareng Inara Rusli Disorot: Emaknya Takut Kalah Cantik